Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam menggandeng PT Brantas Abipraya untuk mempercepat proses penanganan pascabencana.
Kolaborasi ini terjalin melalui pertemuan antara Bupati Agam, Benni Warlis, dan tim dari perusahaan konstruksi tersebut.
Pertemuan berlangsung di ruang kerja bupati pada Senin (12/1).
Tujuan utama pertemuan ini adalah mengidentifikasi kebutuhan mendesak di lapangan.
Selain itu, pertemuan juga bertujuan mengumpulkan data yang akan dikoordinasikan dengan Kementerian PUPR.
Direktur Operasi I PT Brantas Abipraya, Muhammad Toha Fauzi, menyatakan kesiapan perusahaannya mendukung program pemulihan pascabencana.
“Melalui koordinasi ini, kami ingin memastikan bentuk bantuan yang tepat,” ujarnya.
Fokus bantuan terutama pada sektor rekonstruksi prasarana di luar bangunan sekolah yang berada di bawah kewenangan Kementerian Pendidikan.
Bupati Benni Warlis menyambut baik dukungan PT Brantas Abipraya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi.
Bupati juga meminta seluruh OPD terkait proaktif menyediakan data dan informasi yang dibutuhkan.
Hal ini bertujuan agar bantuan dapat segera direalisasikan secara tepat sasaran.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah.
Di antaranya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Agam, Ofrizon, dan Kepala Dinas Perkim, Rinaldi.
Hadir pula Kepala Pelaksana BPBD, Rahmad Lasmono, serta Kabag Kesra, Zufren.






