Ranah

Ahmad Fadly Dampingi Menag Resmikan Gedung Kuliah UIN Batusangkar

120
×

Ahmad Fadly Dampingi Menag Resmikan Gedung Kuliah UIN Batusangkar

Sebarkan artikel ini
wabup-ahmad-fadly-dampingi-menag-resmikan-gedung-kuliah-terpadu-uin-my-batusangkar
Wabup Ahmad Fadly Dampingi Menag Resmikan Gedung Kuliah Terpadu UIN MY Batusangkar

Batusangkar – Menteri Agama Nasaruddin Umar meresmikan pemakaian Gedung Kuliah Terpadu di Kampus UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Selasa (28/4/2026), didampingi Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly. Gedung yang dibangun melalui dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 2024 itu disebut menjadi bagian dari proyek strategis nasional untuk memperkuat sarana pendidikan tinggi.

Nasaruddin berharap fasilitas baru tersebut dapat menjadi pusat aktivitas akademik modern yang menunjang pembelajaran lebih inovatif dan berkualitas. Ia juga menegaskan pembangunan gedung kuliah terpadu itu mencerminkan komitmen pemerintah pusat melalui skema pembiayaan SBSN yang membutuhkan dukungan berbagai pihak.

“Semoga gedung ini menjadi pusat aktivitas akademik modern yang mampu menunjang proses pembelajaran yang lebih inovatif dan berkualitas,” ujar Nasaruddin.

Ia menambahkan, keberadaan gedung yang dibangun lewat SBSN itu tidak hanya memperkuat infrastruktur kampus, tetapi juga diharapkan mendukung lahirnya generasi unggul yang berakhlak di masa depan. “Gedung yang dibangun melalui SBSN ini tidak hanya memperkuat infrastruktur kampus, tetapi juga menjadi sarana mencetak generasi unggul yang berakhlak di masa depan,” tuturnya.

Sementara itu, Ahmad Fadly menyampaikan terima kasih kepada Menteri Agama atas kunjungan kerjanya ke Tanah Datar dalam rangka peresmian gedung kuliah terpadu dan kuliah umum. Ia juga mengapresiasi UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang telah meresmikan fasilitas tersebut sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan bagi mahasiswa.

“Ini merupakan upaya memperkuat fasilitas pendidikan guna mencetak generasi unggul, berkarakter, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman dan budaya Minangkabau,” kata Fadly.