Ranah

BI Setop Publikasi Data Modal Asing, Fokus SRBI

292
×

BI Setop Publikasi Data Modal Asing, Fokus SRBI

Sebarkan artikel ini
bank-indonesia-tak-lagi-publikasikan-data-aliran-modal-asing
Bank Indonesia Tak Lagi Publikasikan Data Aliran Modal Asing

Jakarta – Bank Indonesia (BI) menghentikan publikasi data aliran modal asing secara mingguan mulai pekan ini. Keputusan ini diambil di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

Sebagai gantinya, BI akan memfokuskan pelaporan pada perkembangan kepemilikan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dalam laporan rutin.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan langkah ini bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas dan reliabilitas data yang dipublikasikan.

“Perkembangan aliran modal asing untuk saham dan SBN dapat diakses melalui website Bursa Efek Indonesia dan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan,” ujar Ramdan dalam siaran pers, Senin (9/2/2026).

Sebelumnya, BI secara rutin merilis laporan mingguan yang mencakup berbagai indikator, termasuk nilai tukar rupiah, imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN), US Treasury, serta data aliran modal asing.

Laporan tersebut juga mencakup pergerakan modal asing di pasar SBN, saham, dan SRBI, serta informasi mengenai credit default swap (CDS).

Dalam pembaruan data terakhir pada Jumat (6/2/2026), BI menyampaikan informasi mengenai kepemilikan SRBI yang tetap dapat diakses melalui situs resmi bank sentral.

Pada periode yang sama, nilai tukar rupiah tercatat melemah ke level Rp 16.850 per dolar AS pada Jumat pagi, setelah sehari sebelumnya berada di posisi Rp 16.825 per dolar AS.

Sementara itu, imbal hasil SBN tenor 10 tahun yang diterbitkan pemerintah naik menjadi 6,37 persen pada Jumat, dari 6,30 persen pada hari sebelumnya.

Ramdan menegaskan BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan bauran kebijakan untuk menjaga ketahanan eksternal perekonomian Indonesia.