PemerintahRanah

Bimtek Digital Lubuk Basung Pacu UMKM Agam Mendunia

281
×

Bimtek Digital Lubuk Basung Pacu UMKM Agam Mendunia

Sebarkan artikel ini
bupati-agam-buka-bimtek-digital-marketing-lanjutan,-dorong-umkm-transformasi-digital
Bupati Agam Buka Bimtek Digital Marketing Lanjutan, Dorong UMKM Transformasi Digital

Lubuk Basung – Guna memperkuat ekonomi lokal, Pemerintah Kabupaten Agam fokus membekali para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan keterampilan digital.

Hal ini diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Digital Marketing Lanjutan Angkatan I yang dibuka oleh Bupati Agam Benni Warlis di Hotel Sakura Syariah, Jumat (1/8).

Kegiatan yang diikuti oleh 60 peserta UMKM dari berbagai sektor di Kabupaten Agam ini, akan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 1 hingga 2 Agustus 2025.

Kepala PLUT KUMKM Sumbar, Niko Primadona, yang mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mempercepat transformasi digital UMKM.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, serta meningkatkan omzet penjualan melalui platform digital,” jelasnya.

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Rafdinal, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan respons atas tantangan yang dihadapi pelaku UMKM dalam pemasaran dan pengelolaan usaha berbasis digital.

“Di luar persoalan permodalan, masih banyak UMKM yang belum optimal dalam memasarkan produk secara digital. Kegiatan ini diharapkan bisa mengangkat produk lokal hingga ke tingkat nasional dan internasional, demi meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM,” ujarnya.

Benni menyampaikan pelaku UMKM adalah penggerak ekonomi lokal yang wajib dibekali keterampilan baru.

“UMKM adalah tulang punggung perekonomian daerah. Namun di era digital ini, promosi konvensional tidak lagi cukup. UMKM harus mampu memanfaatkan media sosial, marketplace, dan e-commerce sebagai strategi pemasaran utama,” katanya.

Benni menambahkan, pelatihan ini sejalan dengan program unggulan Kabupaten Agam, yaitu Bangkik dari Surau dan Nagari Kreatif Hub berbasis Masjid.

“Program Bangkik dari Surau tidak hanya bicara soal keimanan, tetapi juga tentang kebangkitan ekonomi berbasis masjid dan nagari. Melalui Nagari Kreatif Hub, kita dorong generasi muda dan pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital demi kemandirian ekonomi. Bimtek ini adalah bagian dari itu,” tegasnya.

Bupati juga mengajak peserta untuk memanfaatkan pelatihan ini sebagai ruang belajar, berkolaborasi, dan membangun jejaring.

“Saya harap, setelah pelatihan ini, para peserta mampu meningkatkan daya saing produk UMKM, memperluas jaringan usaha digital, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat nagari,” pungkasnya.