Jakarta – Sejumlah platform populer seperti X dan ChatGPT dilaporkan sulit diakses pada Selasa (18/11/2025) pagi waktu Amerika Serikat. Gangguan internet ini melanda beberapa wilayah.
Penyebabnya? Cloudflare, perusahaan penyedia layanan keamanan internet.
Cloudflare mendeteksi “lalu lintas yang tidak biasa” pada salah satu layanannya sekitar pukul 06.20 waktu setempat.
Sekitar 30 menit kemudian, perusahaan mengumumkan “penurunan layanan internal” di situs resminya.
Gangguan berlangsung sekitar tiga jam. Cloudflare mengumumkan pemulihan layanan sekitar pukul 09.30 pagi.
Awalnya, penyebab lonjakan lalu lintas yang tidak biasa belum diketahui.
Namun, Cloudflare menjelaskan bahwa masalah berasal dari “berkas konfigurasi yang dihasilkan secara otomatis untuk mengelola lalu lintas ancaman”.
Berkas tersebut “tumbuh melebihi ukuran yang diharapkan dan memicu kerusakan pada sistem perangkat lunak yang menangani lalu lintas untuk sejumlah layanan Cloudflare”.
Setelah gangguan berakhir, Cloudflare menegaskan bahwa insiden ini bukan disebabkan oleh serangan siber.
“Tidak ada bukti bahwa ini merupakan hasil serangan atau disebabkan oleh aktivitas jahat,” demikian pernyataan perusahaan.
Cloudflare berjanji akan memberikan penjelasan teknis lebih lengkap melalui blog resminya.
“Mengingat pentingnya layanan Cloudflare, setiap gangguan tidak dapat diterima,” tulis perusahaan.
“Kami meminta maaf kepada pelanggan dan internet secara umum karena mengecewakan Anda hari ini. Kami akan belajar dari insiden hari ini dan melakukan perbaikan.”
Selama gangguan berlangsung, beberapa layanan sempat kembali pulih, namun kemudian kembali bermasalah.
X, ChatGPT, Spotify, hingga Downdetector dilaporkan mengalami ketidakstabilan akses.
Gangguan ini juga bertepatan dengan pemeliharaan terjadwal di beberapa pusat data Cloudflare, termasuk Atlanta dan Los Angeles. Namun, belum ada konfirmasi keterkaitan antara keduanya.
Cloudflare adalah penyedia teknologi yang melindungi website dari serangan peretas dan lalu lintas palsu, serta mempercepat proses pemuatan halaman.
Karena digunakan oleh jutaan situs secara global, gangguan pada sistem Cloudflare berdampak signifikan pada stabilitas internet.






