RanahTeknologi

Google Rilis Gemini 3, Fitur Baru Curi Perhatian

493
×

Google Rilis Gemini 3, Fitur Baru Curi Perhatian

Sebarkan artikel ini
gemini-3-diluncurkan-google,-apa-yang-baru?
Gemini 3 Diluncurkan Google, Apa yang Baru?

Jakarta – Google kembali meramaikan persaingan di dunia kecerdasan buatan (AI) dengan meluncurkan model terbarunya, Gemini 3.

Model AI ini merupakan penerus dari Gemini 2.5 yang sebelumnya diperkenalkan pada ajang Google I/O bulan Mei lalu.

Gemini 3 diklaim hadir dengan sejumlah peningkatan signifikan. Google menyebut AI ini lebih kuat dan mampu memahami konteks serta maksud pengguna dengan lebih akurat.

CEO Google, Sundar Pichai, mengungkapkan bahwa Gemini 3 dirancang untuk menangkap permintaan pengguna secara lebih tepat.

“Ini memungkinkan pengguna mendapatkan jawaban yang dibutuhkan tanpa perintah tambahan,” ujarnya. Interaksi pun diklaim menjadi lebih natural dan efisien.

Peluncuran Gemini 3 dimulai melalui AI Mode di Google Search, khusus untuk pelanggan Google AI Pro dan AI Ultra. Pengguna lain dapat menjajal kemampuan AI ini melalui aplikasi Gemini.

Google mengklaim Gemini 3 sebagai model terbaik dalam pemahaman multimodal. Artinya, AI ini mampu mengolah berbagai jenis data secara bersamaan, mulai dari teks, gambar, audio, video, hingga kode.

Hasilnya, penjelasan yang dihasilkan diklaim lebih kaya dan interaktif.

Peluncuran tahap awal dimulai dengan Gemini 3 Pro dalam versi preview. Selanjutnya, Google akan merilis Gemini 3 Deep Think.

Saat ini, Gemini 3 Deep Think masih menjalani pengujian oleh tim keamanan sebelum tersedia bagi pelanggan Google AI Ultra.

Google mengklaim Gemini 3 Pro mengungguli pendahulunya, Gemini 2.5 Pro, dalam semua tolok ukur utama AI.

Model ini menawarkan pemahaman yang lebih mendalam dalam percakapan, dengan jawaban yang lebih cerdas, ringkas, dan langsung pada inti permasalahan.

Menariknya, Google menyebut Gemini 3 tidak lagi memberikan jawaban penuh basa-basi.

Model ini menawarkan respons yang lebih jujur dan penuh wawasan, memberikan apa yang pengguna perlu dengar, bukan sekadar apa yang ingin didengar.

Gemini 3 Deep Think diklaim mampu melampaui Gemini 3 Pro dalam pengujian performa. Namun, konsekuensinya adalah waktu respons yang lebih lama karena proses pemikiran yang lebih kompleks.

Salah satu fokus utama Gemini 3 adalah membantu pengguna mempelajari topik apa pun dengan lebih efektif.

Model ini dirancang untuk menggabungkan informasi dari berbagai jenis media secara mulus, mulai dari teks, gambar, video, audio, hingga kode pemrograman.

Google menegaskan bahwa Gemini 3 adalah model AI paling aman yang pernah mereka buat.

Model ini telah melalui proses evaluasi keselamatan paling luas dalam sejarah pengembangan AI Google.

Evaluasi ini mencakup pengurangan sikap terlalu menyenangkan, peningkatan ketahanan terhadap prompt injection, dan perlindungan lebih baik terhadap potensi penyalahgunaan, termasuk serangan siber.