BeritaRanah

Gubernur Mahyeldi Ajak Kader PKK Wujudkan Aksi Nyata Pembangunan Keluarga

48
×

Gubernur Mahyeldi Ajak Kader PKK Wujudkan Aksi Nyata Pembangunan Keluarga

Sebarkan artikel ini
gubernur-mahyeldi-buka-jambore-kader-pkk-ke-xxii:-perkuat-keluarga-dan-dukung-pembangunan-daerah
Gubernur Mahyeldi Buka Jambore Kader PKK ke-XXII: Perkuat Keluarga dan Dukung Pembangunan Daerah

Bukittinggi – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, secara resmi membuka Jambore Kader PKK ke-XXII dan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Istana Bung Hatta, Rabu (2/9/2026).

Ajang tahunan ini menjadi wadah strategis bagi kader dari 18 kabupaten dan kota untuk memperkokoh sinergi dalam membangun keluarga berkualitas demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Mahyeldi menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kolaborasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Peran PKK dinilai sangat vital berkat jaringan Dasawisma yang mampu menjangkau hingga ke pelosok nagari dan kelurahan.

“Saya percaya yang hadir pada hari ini adalah orang-orang yang berprestasi di daerah masing-masing,” ujar Mahyeldi di hadapan para kader.

Ia menuntut agar 10 Program Pokok PKK tidak sekadar menjadi rutinitas seremonial tanpa dampak nyata.

Program tersebut harus bertransformasi menjadi aksi konkret yang mampu menjawab berbagai persoalan mendasar di tengah masyarakat.

Ketahanan pangan keluarga menjadi salah satu prioritas utama yang harus digerakkan oleh para kader di lingkungan masing-masing.

Selain itu, Mahyeldi menyoroti urgensi peran PKK dalam menekan volume sampah rumah tangga secara masif.

“Tidak ada pilihan bagi kita sekarang selain bagaimana mengurangi sampah dari rumah dan dari kantor,” tegasnya.

Penguatan karakter keluarga berbasis nilai agama dan budaya Minangkabau juga menjadi fondasi penting untuk membentengi generasi muda dari ancaman sosial.

Implementasi 10 Program Pokok PKK secara konsisten diyakini mampu meminimalisir risiko narkoba dan pergaulan bebas.

Ketua TP PKK Provinsi Sumbar, Harneli Mahyeldi, menambahkan bahwa momentum ini menjadi ajang untuk meneguhkan kembali komitmen pemberdayaan keluarga.

“Gerakan PKK harus kembali meneguhkan jati dirinya dengan memperkuat dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga,” jelas Harneli.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyerahkan penghargaan Adhi Bhakti Utama kepada Erma Yunita atas dedikasi luar biasanya selama lebih dari 25 tahun.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga 3 September 2026 ini juga diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama BNNP Sumbar serta penyaluran bantuan sosial melalui BAZNAS.