Ranah

Investor Asing Borong Saham Saat IHSG Terkoreksi Dalam

157
×

Investor Asing Borong Saham Saat IHSG Terkoreksi Dalam

Sebarkan artikel ini
ihsg-anjlok-lagi,-bos-ojk-ungkit-pelemahan-bursa-saham-asia
IHSG Anjlok Lagi, Bos OJK Ungkit Pelemahan Bursa Saham Asia

Jakarta – Di tengah anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (2/2/2026), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) justru mencatat aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing senilai Rp 654,9 miliar.

IHSG sendiri terpantau merosot tajam sebesar 4,88 persen atau setara 400 poin, menutup hari perdagangan di level 7.922,7.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Komisioner OJK, Frederica Widyasari Dewi, menyampaikan kabar baik ini di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin.

“Ini berita bagusnya bahwa ternyata foreign buy hari ini, setelah empat hari kemarin net sale,” ungkap Frederica.

Frederica menambahkan, pelemahan indeks saham tidak hanya dialami oleh pasar modal Indonesia.

Sejumlah bursa saham di negara-negara Asia lainnya, seperti Korea Selatan, Hong Kong, India, Singapura, dan Cina, turut mengalami penurunan.

“Jadi kita melihatnya ini juga untuk perspektif yang lebih luas dan lebih global,” jelasnya.

Menurut Frederica, saham-saham yang harganya terkoreksi adalah saham-saham yang sebelumnya sudah berada di level tinggi.

Ia menduga, para investor melakukan rebalancing portofolio, sementara saham-saham dengan fundamental kuat justru mengalami kenaikan.

OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) berupaya memastikan perdagangan berjalan teratur, wajar, dan efisien.

“Kami mengimbau kepada seluruh investor di tanah air, seluruh investor pasar modal untuk tetap tenang, tidak panik,” tegas Frederica.

Pada penutupan perdagangan, nilai transaksi tercatat mencapai Rp 28,173 triliun dengan volume perdagangan 50,392 juta lembar saham dan frekuensi transaksi 2.948.983 kali.

Tercatat, 58 saham mengalami penguatan, 720 saham melemah, dan 36 saham stagnan.

Sementara itu, VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, menilai tekanan pada IHSG dipengaruhi oleh penantian investor asing terhadap tindak lanjut pertemuan BEI dan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait transparansi.

Selain itu, pasar juga menanti langkah konkret dari figur pengganti sementara pimpinan OJK dan BEI.

Kiwoom Sekuritas optimistis komitmen pemerintah dalam membenahi keterbukaan informasi dapat meredam tekanan pasar.