Jakarta – Waspada saat membeli air minum isi ulang! Galon yang kusam, buram, atau penyok berpotensi membahayakan kesehatan.
Konsumen diimbau lebih teliti dalam memilih galon air minum isi ulang.
Ketua Komunitas Konsumen Indonesia (KKI), David Tobing, menegaskan konsumen berhak memilih produk yang layak. “Kepada konsumen, kami menyerukan konsumen itu mempunyai hak untuk memilih,” ujarnya, Jumat (19/12/2025).
Anggota Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI, Fitrah Bukhari, mengimbau masyarakat untuk melapor jika menemukan galon yang tidak memenuhi standar.
“Kalau misalnya nanti dikasih galon sama penjualnya galon yang ‘manula’ begitu, bisa mengajukan juga ke BPKN,” tuturnya.
Galon yang bermasalah biasanya terlihat buram dan memiliki goresan kasar.
Selain itu, galon yang mudah penyok saat ditekan menandakan strukturnya sudah melemah.
Bau tak sedap saat tutup galon dibuka juga menjadi indikasi kualitas galon tidak optimal.
Perhatikan juga kode produksi. Galon dengan tahun produksi lama berpotensi melewati masa pakai ideal.
Kualitas plastik galon yang menurun dapat meningkatkan risiko migrasi zat berbahaya, terutama jika terpapar panas dan pencucian berulang.






