Medan – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) 1 Sumatera Utara (Sumut) mencatatkan peningkatan signifikan dalam kinerja angkutan logistik sepanjang tahun 2025. Volume pengiriman barang mencapai 683.957 ton.
Kinerja positif ini menunjukan peran strategis KAI Sumut dalam mendistribusikan komoditas unggulan di wilayah tersebut.
Pelaksana tugas Manager Humas KAI Divre 1 Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan bahwa angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi komoditas dengan pertumbuhan tertinggi, mencapai 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Angkutan BBM melalui kereta api memegang peran strategis menjaga stabilitas pasokan energi,” ujar Anwar, Selasa (13/1/2026).
Selain BBM, KAI juga mendistribusikan berbagai komoditas lain, seperti peti kemas, Crude Palm Oil (CPO), lateks, dan barang hantaran penumpang.
Pengalihan angkutan berat ke kereta api memberikan dampak positif pada infrastruktur jalan. Beban jalan raya berkurang dan potensi kerusakan jalan dapat diminimalisir.
“Satu gerbong bisa mengangkut 42 ton atau setara dua truk kontainer,” jelas Anwar.
KAI Divre 1 Sumut berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pelaku usaha.
Tujuannya adalah menciptakan ekosistem logistik yang ramah lingkungan, aman, dan efisien.
Adapun rute distribusi barang meliputi Labuan-Kisaran, Labuan-Siantar (BBM), Rantauprapat-Belawan (CPO), serta Belawan-Siantar dan Belawan-Kualatanjung (peti kemas).






