Padang – Bank Nagari mengimbau nasabahnya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus kejahatan digital yang semakin marak.
Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian, mengatakan pelaku kejahatan siber kini semakin canggih dan tidak segan mengatasnamakan Bank Nagari untuk menipu.
“Nasabah diminta berhati-hati terhadap berbagai aktivitas digital yang mengatasnamakan Bank Nagari,” ujar Roni.
Modus kejahatan yang sering digunakan antara lain social engineering (soceng), phishing, dan skimming, yang bertujuan mencuri data pribadi dan mengakses rekening nasabah secara ilegal.
Bank Nagari menegaskan tidak pernah meminta nasabah memberikan barcode untuk pengisian link pemenang undian Sikoci.
Roni meminta nasabah segera menghubungi Bank Nagari atau Nagari Call 150234 jika menerima informasi yang mencurigakan.
Jika menjadi korban, nasabah disarankan memblokir rekening, mengganti password aplikasi perbankan, dan melaporkan ke Bank Nagari.
Untuk mencegah kejahatan digital, Bank Nagari mengimbau nasabah mengunduh aplikasi resmi hanya dari Play Store atau App Store, tidak mengklik tautan mencurigakan, memastikan alamat website transaksi adalah alamat resmi Bank Nagari, dan tidak membagikan data pribadi kepada siapa pun.






