Ranah

Kemenkop Minta Koperasi Desa Segera Masuk Sistem Microsite

149
×

Kemenkop Minta Koperasi Desa Segera Masuk Sistem Microsite

Sebarkan artikel ini
budi-arie-minta-koperasi-desa-merah-putih-masuk-microsite-kemenkop
Budi Arie Minta Koperasi Desa Merah Putih Masuk Microsite Kemenkop

Jakarta – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menargetkan seluruh koperasi desa merah putih yang berbadan hukum terintegrasi ke dalam sistem microsite kementerian pada akhir Agustus 2025. Langkah ini diambil sebagai upaya mempercepat digitalisasi koperasi di seluruh Indonesia.

Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, menegaskan bahwa integrasi sistem ini krusial untuk memantau perkembangan koperasi secara efektif. “Kami akan mempercepat proses integrasi aplikasi digital BUMN dengan Kementerian Koperasi, sehingga semuanya bisa terintegrasi dengan baik,” kata Budi Arie saat menerima audiensi dari jajaran PT Telkom Indonesia di Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Budi Arie menjelaskan, microsite akan mempermudah pemantauan pergerakan koperasi desa, termasuk pengembangan model bisnis, tahapan, dan status pembiayaan dari Himbara. Dashboard dalam microsite akan menampilkan data koperasi desa, bisnis koperasi desa, serta proses pembiayaan dan pelaporan. “Kita juga bisa mengetahui berapa banyak kopdes yang sudah mendapatkan pembiayaan dari Himbara,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Budi Arie mengingatkan bahwa koperasi desa merah putih yang belum terdaftar dalam microsite tidak akan dapat melanjutkan proses bisnis seperti pengurusan keagenan pupuk, elpiji, hingga pembiayaan. “Tidak akan diproses bisnisnya apabila belum terdata di microsite, serta tidak akan diproses menjadi agen penjualan,” tegasnya. Saat ini, tercatat sekitar 20 ribuan koperasi yang sudah terdata di microsite.

Setiap koperasi desa, lanjut Budi Arie, nantinya dapat memperbarui data secara mandiri di microsite, termasuk foto pengurus, potensi desa, luas lahan bisnis, dan data penduduk.

Sementara itu, Direktur IT Digital PT Telkom Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi, menjelaskan bahwa Telkom telah mengembangkan Digi Koperasi. Platform ini berfungsi menghubungkan kementerian, lembaga, BUMN, dan UMKM dalam program koperasi desa merah putih.

Faizal menambahkan, Digi Koperasi merupakan integrator yang menghubungkan koperasi dengan rantai pasok BUMN, akses ke marketplace UMKM, hingga dashboard untuk memantau kinerja koperasi.

Digi Koperasi, kata Faizal, akan menghubungkan Kementerian Koperasi dengan kementerian/lembaga lain sebagai regulator. Selain itu, Digi Koperasi akan menghubungkan koperasi dengan perusahaan BUMN, termasuk Himbara yang menyediakan pembiayaan dan perusahaan BUMN penyedia produk.

Platform ini juga akan menghubungkan koperasi dengan UMKM melalui platform Padi UMKM, yaitu marketplace berbasis business to business (B2B).

Faizal juga menyebutkan, terdapat tujuh perusahaan BUMN yang akan terlibat dalam menyuplai barang-barang bersubsidi kepada koperasi desa merah putih. “Contohnya, ada dengan Kimia Farma, Bulog, ID Food, Pos Indonesia sebagai logistik, dengan Pertamina ya, Pertamina Niaga, dan Pupuk Indonesia,” pungkasnya.