Ranah

Kementan Rehabilitasi Lahan Pertanian Terdampak Bencana di Solok

167
×

Kementan Rehabilitasi Lahan Pertanian Terdampak Bencana di Solok

Sebarkan artikel ini
pemerintah-mulai-melakukan-rehabilitasi-lahan-pertanian-terdampak-bencana-di-sumbar
Pemerintah Mulai Melakukan Rehabilitasi Lahan Pertanian Terdampak Bencana di Sumbar

Solok – Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat merehabilitasi lahan pertanian di Sumatera Barat (Sumbar) yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Aksi perdana rehabilitasi lahan berlangsung di Nagari Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Kamis (15/1/2026).

Sam Herodian, Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian, menegaskan rehabilitasi lahan ini bertujuan menjaga pendapatan petani dan produktivitas pangan nasional.

“Kegiatan ini dilaksanakan serentak di tiga wilayah terdampak bencana,” ujar Sam.

Kementan memprioritaskan penanganan lahan sawah dengan kategori kerusakan ringan hingga sedang.

Rehabilitasi meliputi pembentukan kembali struktur lahan, pendampingan penanaman, serta bantuan alat mesin pertanian.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, mengapresiasi gerak cepat pemerintah pusat dalam memulihkan lahan masyarakat yang terdampak bencana.

“Tahap awal ini, kita mulai penanganan untuk lahan yang rusak ringan dulu,” kata Arry.

Arry menambahkan, rehabilitasi lahan tidak hanya dilakukan di Kabupaten Solok, tetapi juga di kabupaten/kota lain di Sumbar yang terdampak bencana.

Pemerintah Provinsi Sumbar mencatat, total lahan terdampak bencana mencapai 6.451 hektar, dengan rincian 2.802 hektar rusak ringan, 822 hektar rusak sedang, dan 2.827 hektar rusak berat.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Wakil Bupati Solok, Wakil Walikota Solok, Forkopimda Kabupaten dan Kota Solok, serta Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sumbar.