OlahragaRanah

Kodrat Sumbar Konsolidasikan Pembinaan Menuju Porprov 2026

98
×

Kodrat Sumbar Konsolidasikan Pembinaan Menuju Porprov 2026

Sebarkan artikel ini
rakor-terbatas-kodrat-sumbar-serius-hadapi-agenda-porprov-dan-target-emas-pon-2028
Rakor Terbatas Kodrat Sumbar Serius Hadapi Agenda Porprov dan Target Emas PON 2028

Batusangkar – Pengurus Provinsi Komite Olahraga Bela Diri Tarung Derajat (Kodrat) Sumatera Barat memetakan penguatan pembinaan atlet lewat rapat koordinasi terbatas di Hotel Emersia, Batusangkar, Sabtu (18/4/2026). Pertemuan itu menandai langkah konsolidasi organisasi menjelang rangkaian kompetisi daerah dan nasional.

Rapat tersebut juga menetapkan pembagian wilayah pembinaan ke dalam tiga zona, yakni timur, barat, dan selatan. Untuk zona timur, wilayahnya meliputi Kabupaten Dharmasraya, Sijunjung, Solok Selatan, Solok, Kota Solok, serta Kabupaten Tanah Datar sebagai tuan rumah kegiatan.

Ketua Harian Pengprov Kodrat Sumbar, Prof. Alnedral, menyebut rapat koordinasi itu difokuskan pada pembenahan organisasi dan sistem latihan agar pembinaan atlet berjalan lebih terarah. Ia menegaskan, langkah ini penting untuk melahirkan atlet berprestasi.

“Rakor ini menjadi langkah strategis untuk membenahi organisasi dan perguruan. Kita ingin memastikan atlet terbaik dapat dipersiapkan dan diikutsertakan dalam Porprov hingga ke level nasional,” kata Alnedral.

Ia menambahkan, Pengprov Kodrat Sumbar tengah menyiapkan program unggulan sebagai dasar peningkatan prestasi. Salah satu target besarnya adalah merebut tiga medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTB-NTT.

Rakor itu dihadiri para ketua pengcab yang juga merangkap pelatih utama, Ketua Majelis Sabuk Hitam, serta para pembina. Mengusung motto “Optimalisasi Peran Pengcab dan Pelatih dalam Menghadapi Agenda Kompetisi Daerah”, pertemuan ini diarahkan untuk memperkuat sinergi antarlembaga di tubuh organisasi.

Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, yang membuka rapat, mengapresiasi semangat insan Kodrat Sumbar. Ia menilai kolaborasi menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan pembinaan olahraga ke depan.

“Semangat Kodrat Sumbar luar biasa. Kolaborasi antara pengprov, pengcab, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan dan meraih prestasi ke depan,” ujar Hamdanus.

Hamdanus juga menegaskan target besar Sumatera Barat pada PON 2028, yakni menembus 10 besar nasional dengan raihan 20 medali emas. Menurut dia, capaian itu harus dimulai dari pembinaan di level daerah.

“Target ini harus dimulai dari Porprov. Kalau ada yang ragu dengan target, berarti belum serius dalam pembinaan olahraga,” tegasnya.

Ia turut menyoroti pentingnya peran satuan latihan atau satlat sebagai ujung tombak pembinaan atlet. Menurut dia, keberhasilan pembinaan tak hanya bergantung pada induk organisasi.

“Bukan PB atau pengprov yang hebat, tapi satlat yang bekerja nyata di lapangan. Pengcab juga harus membangun komunikasi yang baik dengan KONI, DPRD, dan kepala daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Porprov XVI Sumbar 2026, Dr. Septri, menilai Porprov menjadi momentum kebangkitan olahraga Sumbar setelah vakum delapan tahun. Ia berharap ajang tersebut melahirkan atlet yang mampu bersaing di jenjang lebih tinggi.

“Porprov ini adalah momentum kebangkitan olahraga Sumbar. Kita ingin melahirkan atlet-atlet berprestasi yang bisa bersaing di Babak Kualifikasi PON, Porwil 2027, hingga PON 2028,” ujar Septri.

Ia juga memastikan KONI Sumbar akan memberikan dukungan pendanaan untuk menyukseskan pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga, termasuk Tarung Derajat.

Porprov XVI Sumatera Barat dijadwalkan berlangsung pada 2-14 Oktober 2026. Kabupaten Padang Pariaman akan menjadi tuan rumah cabang tarung derajat. Ajang ini diharapkan menjadi pijakan awal menuju prestasi maksimal di tingkat nasional.