Payakumbuh – Dewan Pengurus Korpri Kota Payakumbuh melepas 17 anggota Korps Pegawai Republik Indonesia yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini dalam sebuah prosesi haru di Aula Ampangan, Kota Payakumbuh, Sabtu pagi (02/05/2026). Acara berlangsung khidmat dengan doa dan tepuk tangan mengiringi keberangkatan para calon jemaah menuju Tanah Suci.
Pelepasan itu menjadi penanda dukungan moral Korpri kepada para aparatur sipil negara yang akan menjalankan salah satu rukun Islam. Kehadiran para pengurus menambah suasana hangat dalam agenda yang juga sarat makna spiritual tersebut.
Sejumlah pengurus Korpri Kota Payakumbuh hadir dalam acara itu, di antaranya Wakil Ketua Korpri Ifon Satria Can, Sekretaris Korpri Dafrul Pasi, Dewan Pengurus Korpri Erwan, serta Staf Ahli Wali Kota Cece Rida Ananda. Turut hadir pula Andri Narwan, Desmon Corina, Faizal, dan pengurus lainnya.
Sekretaris Korpri, Dafrul Pasi, membuka rangkaian sambutan dengan mengingatkan para calon jemaah agar menjaga kesehatan selama menjalani ibadah. Ia juga mendoakan agar perjalanan mereka berjalan lancar.
“Jaga kesehatan, dan semoga Bapak Ibu sekalian menjadi haji yang mabrur,” kata Dafrul Pasi.
Wakil Ketua Korpri, Ifon Satria Can, kemudian menyampaikan pesan dari warga Kota Payakumbuh agar para jemaah tetap mengingat daerah asal dalam doa-doa mereka. Ia meminta mereka memanjatkan doa agar Payakumbuh tetap tertib dan aman.
“Doakan Kota Payakumbuh agar senantiasa menjadi kota yang tertib dan aman. Dari tanah yang paling mulia sekalipun, doa Bapak Ibu sangat berarti bagi kami semua,” ujarnya.
Ifon menilai doa para jemaah menjadi bagian dari ikatan emosional antara aparatur sipil negara dan kota tempat mereka mengabdi. Menurut dia, kebersamaan itu tidak hanya tercermin dalam tugas kedinasan, tetapi juga dalam momen-momen spiritual seperti keberangkatan haji.
Dewan Pengurus Korpri Erwan turut memberi pesan praktis kepada para jemaah berdasarkan pengalamannya mendampingi keberangkatan haji tahun lalu. Ia menyoroti padatnya rangkaian ibadah di Tanah Suci, kondisi cuaca, hingga kerumunan jutaan jemaah dari berbagai negara yang menuntut kesiapan fisik dan mental.
“Manajemen waktu dan tubuh itu sangat menentukan. Kalau kita tidak pintar mengatur keduanya, badan bisa kelelahan sebelum rangkaian ibadah utama tiba. Tujuan utama kita ke sana adalah untuk beribadah bukan yang lain. Karena itu, persiapkan segala kebutuhan, utamanya hal-hal yang menunjang kekhusukan ibadah di sana. Kalau tubuh dan waktu dikelola dengan baik, insyaAllah kita bisa menjalankan setiap ibadah dengan hati yang hadir dan jiwa yang tenang,” katanya.
Ia menegaskan, pengalaman di Tanah Suci menunjukkan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga ujian kesabaran, ketahanan, dan kesiapan spiritual. Karena itu, para jemaah diminta menjaga kondisi sejak awal keberangkatan.
Staf Ahli Wali Kota Payakumbuh, Cece Rida Ananda, menutup rangkaian sambutan dengan mengingatkan para jemaah agar saling menjaga selama perjalanan dan memperbanyak ibadah. Ia juga meminta mereka mendoakan yang terbaik bagi diri sendiri, keluarga, dan Kota Payakumbuh.
“Saling jaga, jaga kesehatan, perbanyak ibadah. Dan doakan yang terbaik untuk diri sendiri, keluarga, serta Kota Payakumbuh kita yang kita cintai bersama,” pesan Cece.
Sebagai bentuk perhatian, Dewan Pengurus Korpri Kota Payakumbuh kemudian menyerahkan bingkisan perlengkapan ibadah haji kepada 17 calon jemaah. Para penerima tampak sumringah saat menerima perlengkapan tersebut.
Momen itu menutup prosesi pelepasan dengan suasana emosional. Bingkisan yang diberikan bukan hanya simbol dukungan, tetapi juga tanda kebersamaan Korpri yang mendampingi anggotanya hingga memasuki perjalanan menuju Tanah Suci.
Seremoni tersebut juga memperlihatkan peran Korpri sebagai organisasi yang tidak hanya menaungi profesi, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan dalam tugas negara dan perjalanan spiritual anggotanya.
Adapun 17 ASN yang berangkat menunaikan ibadah haji yakni Ardiana, M. Isral, Gusti Ampera, Irnawati, Elza Putrida, Ellya Resda, dr. Debby Cynthia Novela, Meirina, Yudia Desi Rina, dr. Rozi Yuliandra, dr. Irham Abdani Siregar, Mila Kumala Sari, Nepiyeni, Ike Santika, Orion Ali, Yosfarialdi, dan Irnaldi.
Para jemaah haji dari unsur ASN Kota Payakumbuh itu diharapkan kembali dengan semangat baru untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat setelah menunaikan ibadah haji. Kota Payakumbuh pun menitipkan doa dan harapan di setiap langkah mereka menuju Baitullah.






