Agam – Semangat kebersamaan dan patriotisme akan digelorakan melalui pentas seni akbar yang disiapkan Pemerintah Kecamatan Lubuk Basung.
Perhelatan ini sekaligus menjadi ajang untuk memperingati tiga momen bersejarah bagi masyarakat dan bangsa.
Camat Lubuk Basung, Ricky Eka Putra, pada rapat persiapan di Aula Nagari Manggopoh, Jumat (18/7/2025), mengatakan acara ini akan menjadi momentum penting.
“Acara ini bukan hanya milik Nagari Manggopoh, tapi merupakan alek kita bersama. Ini adalah kegiatan tingkat kecamatan bahkan kabupaten, yang menjadi momentum untuk menggugah semangat kebersamaan, patriotisme, dan cinta budaya,” ujarnya.
Pentas seni ini akan memeriahkan peringatan Perang Manggopoh ke-117, Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 Lubuk Basung sebagai Ibukota Kabupaten Agam, serta menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia.
Rapat persiapan yang dipimpin langsung oleh Ricky Eka Putra tersebut membahas secara detail teknis pelaksanaan, mulai dari susunan acara, kebutuhan perlengkapan, hingga partisipasi masyarakat.
Acara yang direncanakan berlangsung pada 26 Juli 2025, mulai pukul 14.00 WIB hingga malam hari, di GOR Buya Hamka, Pasar Durian, Manggopoh, akan menampilkan beragam pertunjukan seni tradisional, penampilan dari para pelajar, serta kolaborasi budaya yang menarik.
Selain itu, pentas seni ini juga akan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Kecamatan Lubuk Basung untuk mempromosikan produk-produk unggulan mereka.
Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha.
Ricky Eka Putra menambahkan bahwa acara ini memiliki arti penting dalam mengenang perjuangan pahlawan Manggopoh dan mendorong kemajuan daerah.
“Ini adalah ajang yang sangat penting bagi kita semua, karena selain untuk mengenang perjuangan pahlawan Manggopoh, kita juga memanfaatkan momentum ini untuk mendorong kemajuan daerah dari berbagai aspek. Oleh sebab itu, kami mengajak seluruh unsur, baik pemerintah, masyarakat, maupun swasta untuk turut menyukseskan acara ini,” katanya.
Dengan semangat gotong royong yang tinggi, diharapkan pentas seni ini akan menjadi wujud nyata dari kemajuan dan persatuan masyarakat Lubuk Basung.






