Ranah

Payakumbuh Gandeng Tokoh Adat Sukseskan Pembangunan Daerah

143
×

Payakumbuh Gandeng Tokoh Adat Sukseskan Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini
wako-zulmaeta-ajak-niniak-mamak-dan-bundo-kanduang-dukung-pembangunan-payakumbuh
Wako Zulmaeta ajak niniak mamak dan bundo kanduang dukung pembangunan Payakumbuh

Payakumbuh – Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh melibatkan tokoh adat dalam setiap proses pembangunan daerah. Hal ini ditegaskan saat acara buka puasa bersama antara Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, dan tokoh adat dari 10 nagori, Senin (9/3/2026).

Pertemuan yang berlangsung di pendopo Rumah Dinas Wali Kota ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus membahas arah pembangunan kota.

Wali Kota Zulmaeta menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh niniak mamak dan bundo kanduang selama ini.

“Terima kasih atas dukungan yang terus menerus diberikan untuk kemajuan Kota Payakumbuh,” kata Zulmaeta.

Zulmaeta menjelaskan, Pemko Payakumbuh menjalankan pembangunan dengan berpedoman pada trilogi kepemimpinan Zuzema.

Trilogi tersebut meliputi tata kelola pemerintahan yang bersih, pembangunan kota yang tertata, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, peran ninik mamak dan bundo kanduang sangat penting dalam mengawal pemerintahan dan menjaga nilai-nilai adat.

Pemko Payakumbuh membuka diri terhadap masukan dari niniak mamak. Zulmaeta mempersilakan jika ada informasi terkait aparatur sipil negara (ASN) yang menyimpang.

“Kami berkomitmen menindaklanjutinya sebagai upaya menjaga tata kelola pemerintahan yang baik,” tegasnya.

Zulmaeta juga memaparkan rencana pembangunan, termasuk pembangunan kembali Pasar Payakumbuh.

Ia mengakui sempat muncul keraguan di masyarakat, namun dukungan tokoh adat menjadi kekuatan moral untuk melanjutkan proses perencanaan.

“Alhamdulillah, tahapan perencanaan pembangunan Pasar Payakumbuh terus berjalan. Kementerian juga telah berkomitmen bahwa pembangunan tahap awal direncanakan pada awal tahun 2027,” jelasnya.

Selain itu, Pemko memprioritaskan penataan Pasar Ibuh agar lebih representatif, bersih, dan tertata rapi.

“Untuk Pasar Ibuh, sudah tersedia dana untuk pembangunan yang lebih representatif. Kami berharap dukungan dari semua pihak,” ujarnya.

Zulmaeta mengajak masyarakat aktif melaporkan kerusakan fasilitas umum agar segera ditindaklanjuti.

“Kalau ada prasarana atau fasilitas umum yang rusak, silakan dilaporkan. Insya Allah akan segera kita tindak lanjuti,” terangnya.

Ia menegaskan Pemko Payakumbuh terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun.

Dalam kesempatan itu, seorang niniak mamak menyampaikan masukan, termasuk harapan peningkatan operasional Kerapatan Adat Nagari (KAN) dan penyediaan pandam pekuburan.

Zulmaeta membuka peluang peningkatan operasional KAN melalui hibah sesuai ketentuan. Terkait pandam pekuburan, ia meminta proposal resmi agar pemerintah dapat mengkaji kebutuhan dan teknisnya.