Ranah

Pemkab Tanah Datar Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar Percepat Pemulihan Korban Bencana

169
×

Pemkab Tanah Datar Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar Percepat Pemulihan Korban Bencana

Sebarkan artikel ini
bupati-eka-putra-serahkan-bansos-bencana-hidrometeorologi-rp1,3-miliar
Bupati Eka Putra Serahkan Bansos Bencana Hidrometeorologi Rp1,3 Miliar

Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyalurkan bantuan sosial serta Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan total nilai mencapai Rp1,3 miliar bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi tahun 2025. Penyerahan bantuan tersebut dipusatkan di Gedung Indo Jolito, Batusangkar, pada Rabu (3/6/2026).

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen nyata pemerintah daerah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat yang menjadi korban bencana. Pihaknya terus mengintensifkan koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat guna mengakselerasi proses pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.

“Satu persatu upaya yang dilakukan mulai menunjukkan hasil, mulai dari pembangunan Hunian Tetap (Huntap), Hunian Sementara (Huntara), bantuan stimulan bagi masyarakat terdampak bencana, pembangunan Sabo Dam sebagai langkah mitigasi potensi bencana, hingga berbagai bantuan lainnya,” ujar Eka.

Distribusi bantuan ini menyasar berbagai sektor vital. Sebanyak 175 pelaku usaha perikanan-meliputi pembudidaya, nelayan, hingga kelompok pengolah hasil perikanan-di Kecamatan Batipuh, Batipuh Selatan, dan X Koto menerima bantuan sosial. Selain itu, dukungan serupa disalurkan kepada 148 pelaku UMKM yang tersebar di lima kecamatan, yakni Batipuh Selatan, Batipuh, Pariangan, X Koto, dan Rambatan.

Bantuan juga menyentuh sektor pertanian, di mana 924 kepala keluarga petani di Kecamatan Batipuh, Batipuh Selatan, dan X Koto menerima BLT masing-masing sebesar Rp900 ribu. Pemerintah daerah turut mengalokasikan dana sebesar Rp183,1 juta untuk biaya pendampingan medis bagi 23 pasien korban bencana.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tanah Datar, Ten Feri, menambahkan bahwa penyaluran bantuan ini melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas KUKMP, Dinas Pangan dan Perikanan, hingga Dinas Pertanian.

Di tengah upaya pemulihan yang sedang berjalan, Eka Putra mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Mengingat kondisi cuaca yang fluktuatif, curah hujan tinggi, serta aktivitas vulkanik Gunung Marapi, potensi bencana susulan masih menjadi ancaman nyata yang memerlukan kesiapsiagaan kolektif.