Ranah

Pemko Solok Alokasikan Dana Rp108 Miliar Percepat Pembangunan Infrastruktur Strategis

3
×

Pemko Solok Alokasikan Dana Rp108 Miliar Percepat Pembangunan Infrastruktur Strategis

Sebarkan artikel ini
genjot-pembangunan,-pemko-solok-manfaatkan-dana-tkd-rp108-miliar-untuk-sektor-prioritas
Genjot Pembangunan, Pemko Solok Manfaatkan Dana TKD Rp108 Miliar untuk Sektor Prioritas

Solok – Pemerintah Kota Solok menggelontorkan suntikan dana sebesar Rp108 miliar dari Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 guna mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di wilayah tersebut.

Prioritas utama penggunaan anggaran ini mencakup pemulihan kawasan terdampak bencana, peningkatan standar permukiman, serta penguatan denyut ekonomi lokal.

Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menekankan urgensi ketepatan sasaran dana tersebut agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Setiap rupiah dana TKD harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Ramadhani di Solok, Senin (6/7/2026).

Pemerintah kota menargetkan langkah ini mampu mentransformasi wajah daerah menjadi lebih maju, aman, dan memiliki ketangguhan mumpuni terhadap ancaman bencana.

Sektor infrastruktur mendominasi penyerapan anggaran dengan nilai Rp57 miliar yang saat ini memasuki tahap perencanaan teknis.

Khusus untuk perbaikan konektivitas, pemerintah mengalokasikan Rp38,8 miliar mencakup pemeliharaan berkala hingga rekonstruksi sejumlah ruas jalan utama.

Sektor perumahan dan permukiman mendapatkan porsi pendanaan sebesar Rp15,3 miliar.

Dana tersebut disalurkan untuk rehabilitasi rumah korban bencana, program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta penataan prasarana di 29 kawasan perumahan.

Pemerintah juga menganggarkan Rp11,4 miliar bagi pembangunan gedung pelayanan publik serta Rp2,5 miliar untuk optimalisasi fasilitas penerangan jalan.

Langkah mitigasi bencana hidrometeorologi turut diperkuat melalui alokasi Rp5,01 miliar guna membangun pengendali banjir dan pintu air otomatis di aliran Batang Lembang.

Selain infrastruktur fisik, dana TKD ini juga menyasar sektor ekonomi sebesar Rp4,5 miliar dan sektor sosial sebesar Rp3,9 miliar.

Sebanyak Rp26,9 miliar sisanya akan digunakan untuk mendukung berbagai program lintas sektor lainnya.

Seluruh rangkaian proyek pembangunan ambisius ini ditargetkan rampung sepenuhnya sebelum berakhirnya Tahun Anggaran 2026.