Padang Panjang – Pemerintah Kota Padang Panjang menjadi rujukan studi tiru bagi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kerinci dalam upaya memperkuat harmonisasi antarumat beragama.
Sebanyak 12 delegasi dari Kabupaten Kerinci menyambangi Balai Kota Padang Panjang pada Kamis (23/07) untuk membedah strategi kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kerukunan.
Rombongan yang dipimpin Kepala Kesbangpol Kerinci, Saprel, bersama Ketua FKUB, Hadi Candra, secara khusus mendalami praktik terbaik tata kelola forum kerukunan di wilayah tersebut.
Diskusi strategis ini memfokuskan pembahasan pada mekanisme koordinasi yang efektif antara pemerintah daerah, instansi Kementerian Agama, dan forum kerukunan umat beragama.
Para peserta juga memelajari detail tata kelola organisasi hingga skema pengelolaan dukungan anggaran serta hibah dari pemerintah daerah kepada FKUB.
Dalam proses audiensi tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang, Mukhlis M., turut hadir memberikan asistensi selaku Dewan Penasihat FKUB.
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh dalam memfasilitasi setiap program kerja FKUB.
Pemerintah memposisikan FKUB sebagai mitra strategis yang krusial dalam merawat stabilitas sosial di tengah kemajemukan masyarakat.
Ketua FKUB Kota Padang Panjang, Alizar, menambahkan bahwa sinergi kolektif antara pemerintah, tokoh agama, dan instansi terkait menjadi fondasi utama kesuksesan menjaga kerukunan.
Kunjungan ini diharapkan membuka ruang transfer pengetahuan agar kedua daerah mampu mengadopsi langkah-langkah inovatif demi memperkokoh persaudaraan umat beragama di wilayah masing-masing.






