Ranah

Perpusnas Dorong Transformasi PDIKM Padang Panjang Menjadi Pusat Literasi Aktif

164
×

Perpusnas Dorong Transformasi PDIKM Padang Panjang Menjadi Pusat Literasi Aktif

Sebarkan artikel ini
perpusnas-dorong-pdikm-padang-panjang-jadi-hub-literasi-aktif
Perpusnas Dorong PDIKM Padang Panjang Jadi Hub Literasi Aktif

Padang Panjang – Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI berencana menyulap Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) menjadi pusat literasi dan edukasi yang lebih dinamis. Langkah ini bertujuan mengubah citra museum yang selama ini hanya menjadi tempat penyimpanan artefak sejarah, menjadi ruang publik yang aktif bagi masyarakat.

Kepala Perpusnas RI, Endang Aminudin Aziz, menyampaikan gagasan tersebut saat meninjau Museum Bustanul Arifin, Padang Panjang, Rabu (3/6/2026). Dalam kunjungan yang didampingi Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, Endang menekankan pentingnya keterlibatan publik dalam menghidupkan ruang-ruang kebudayaan.

Guna merealisasikan visi tersebut, Perpusnas menyiapkan skema bantuan pembiayaan bagi komunitas literasi yang ingin berkegiatan di kawasan PDIKM. Dukungan ini diharapkan mampu memicu lahirnya berbagai agenda berkelanjutan, mulai dari diskusi buku hingga pameran tematik.

“Kami mendorong agar tempat ini dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan literasi. Perpusnas memiliki skema bantuan pembiayaan bagi komunitas yang aktif dan membuka peluang kemitraan untuk mengembangkan budaya baca,” ungkap Endang.

Ia menambahkan, status Padang Panjang sebagai Kota Literasi menjadi modal kuat untuk menjadikan PDIKM sebagai wadah pertemuan komunitas. Agenda rutin seperti pelatihan literasi diyakini mampu meningkatkan daya tarik serta kunjungan masyarakat ke kawasan tersebut.

Menyambut inisiatif tersebut, Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk bersinergi dengan program pusat. Pihaknya berkomitmen menjadikan PDIKM sebagai ruang publik yang produktif dan berdaya guna.

“Keberadaan PDIKM harus terus dioptimalkan sebagai pusat pembelajaran dan kreativitas. Dengan semakin banyak kegiatan yang dilaksanakan, PDIKM akan semakin dikenal luas dan memberikan dampak positif bagi sektor edukasi maupun pariwisata daerah,” pungkas Allex.