Ranah

PLN EPI Gandeng Polandia Bangun Lima Pabrik Biomassa

364
×

PLN EPI Gandeng Polandia Bangun Lima Pabrik Biomassa

Sebarkan artikel ini
pln-epi-bakal-bangun-5-pabrik-produk-biomassa-bareng-perusahaan-polandia
PLN EPI Bakal Bangun 5 Pabrik Produk Biomassa Bareng Perusahaan Polandia

Jakarta – Tiga perusahaan energi sepakat membangun lima pabrik biomassa untuk memperkuat rantai pasok dan ekspor produk biomassa Indonesia ke pasar global.

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), PT Biomassa Energi Group (BEG), dan G7 Group SP.Z.O.O asal Polandia menjalin kolaborasi strategis untuk merealisasikan proyek ini.

Pembangunan pabrik biomassa ini menyusul keberhasilan operasional pabrik pellet tandan buah kosong kelapa sawit pertama yang dikembangkan bersama.

Pabrik pertama ditargetkan beroperasi pada Februari 2026, dengan kapasitas produksi 120 ribu ton tandan buah kosong per tahun.

Penasihat hukum G7 Group SP.Z.O.O, Rogowski Wojciech Marek, menyatakan akan ada lima pabrik tambahan dengan kapasitas serupa atau lebih besar.

Kerja sama ini bertujuan meningkatkan volume ekspor biomassa Indonesia, seperti cangkang inti sawit, pelet kayu limbah sawit, dan tandan buah kosong kelapa sawit, hingga tiga juta ton per tahun.

Marek optimistis Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin pasar biomassa dunia, seiring meningkatnya permintaan global.

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, mengungkapkan Indonesia memiliki potensi biomassa sekitar 130 juta ton per tahun, namun baru sebagian kecil yang dimanfaatkan.

PLN EPI berambisi mengubah potensi ini menjadi peluang nyata untuk dekarbonisasi sistem kelistrikan nasional dan memenuhi permintaan energi hijau global.

PLN EPI tidak hanya berperan sebagai penyedia energi primer dalam negeri, tetapi juga memperluas bisnis ke perdagangan biomassa dan ekspor bahan bakar berkelanjutan.

PLN EPI berkomitmen untuk terus menjaga pasokan biomassa dalam negeri untuk program co-firing di PLTU milik PLN.

Rencana pembangunan pabrik biomassa ini diumumkan saat penandatanganan nota kesepahaman antara G7 Group, BEG, dan PLN EPI.