OlahragaRanah

Rapat Kerja Lemkari Sumbar Fokus Tata Kelola dan Prestasi Atlet

90
×

Rapat Kerja Lemkari Sumbar Fokus Tata Kelola dan Prestasi Atlet

Sebarkan artikel ini
raker-lemkari-sumbar-dibuka-ketum-pb-dan-dihadiri-utusan-pengcab
Raker Lemkari Sumbar Dibuka Ketum PB dan Dihadiri Utusan Pengcab

Padang – Rapat Kerja Lembaga Karate-Do Indonesia Pengurus Provinsi Sumatera Barat tahun 2026 menyoroti penguatan tata kelola organisasi dan pembinaan atlet secara terstruktur saat digelar di Ruang Rapat Gedung DPRD Sumbar, Minggu (3/5/2026). Forum tersebut menjadi langkah awal penyusunan arah kerja Lemkari Sumbar untuk masa bakti 2026-2030.

Sekretaris Lemkari Pengprov Sumbar Daryulisman, SH, M.Ikom, Karateka DAN IV, selaku panitia pelaksana, mengatakan raker dibuka resmi oleh Ketua Umum PB Lemkari Mayjen TNI Mar (Purn) Bambang Sutrisno. Pembukaan dilakukan oleh Waketum II PB Lemkari Shihan Letkol Caj M Arie Marzuki, penyandang DAN 7 Karate, yang hadir mewakili Ketua Umum.

Sejumlah tokoh turut menghadiri pembukaan, di antaranya Ketua Pengprov Lemkari Sumbar Nanda Satria SIp, Ketua FORKI Sumbar yang diwakili Staf Khusus Mazar Putra, Ketua Pengprov Lemkari Sumbar periode 2021-2025 Ir. Yozawardi Usama Putra S.Hut. MSi, pembina Budi Erwanto, Staf Khusus Lemkari Sumbar Shihan Firdaus, Sensei Prof Giatman dan Ferry Suardi, serta para ketua, sekretaris, dan koordinator teknik Pengcab Lemkari se-Sumatera Barat.

Acara dibuka dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Lemkari, lalu dilanjutkan tradisi karate yang dipimpin Ketua Majelis Sabuk Hitam Lemkari Sumbar Sensei Agusmardi, B.Ac, Karateka DAN IV. Setelah laporan panitia, peserta mendengarkan sambutan dari Ketua Pengprov Lemkari Sumbar dan Ketua FORKI Sumbar sebelum raker secara resmi dibuka oleh Shihan Arie Marzuki.

Dalam sambutannya, Shihan Arie Marzuki mengajak para sabuk hitam Lemkari untuk menghayati sumpah karate dalam setiap aktivitas perkaratean. Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap sumpah dan filosofi karate akan membentuk karateka yang menjunjung kepribadian, kejujuran, prestasi, sopan santun, dan penguasaan diri. Ia juga menyebut filosofi karate menekankan penghormatan, disiplin, pembelaan diri tanpa serangan pertama, dan pengembangan karakter.

Doa dipimpin Nilam Aljaswan, sebelum peserta mengikuti sesi foto bersama dan coffee break. Sidang pada Raker pertama Lemkari Sumbar di bawah kepemimpinan Nanda Satria dipimpin oleh Sensei Prof Giatman.

Nanda berharap forum tersebut mampu mendorong kemajuan organisasi sekaligus meningkatkan prestasi atlet karate Sumatera Barat. “Semoga kegiatan ini membawa kemajuan bagi organisasi dan prestasi atlet karate Sumatera Barat. Saya selaku Ketua Pengprov Lemkari Sumbar senang Raker berlangsung dengan semangat persaudaraan yang tinggi,” ujarnya.