OlahragaRanah

Ribuan Warga Padang Padati Nobar Piala Dunia, Mahyeldi Siap Fasilitasi hingga Final

27
×

Ribuan Warga Padang Padati Nobar Piala Dunia, Mahyeldi Siap Fasilitasi hingga Final

Sebarkan artikel ini
ribuan-warga-padati-nobar-piala-dunia-di-kantor-gubernur,-mahyeldi-pastikan-berlanjut-hingga-final
Ribuan Warga Padati Nobar Piala Dunia di Kantor Gubernur, Mahyeldi Pastikan Berlanjut hingga Final

Padang – Ribuan warga memadati kawasan Kantor Gubernur Sumatera Barat pada Minggu (12/7/2026) untuk menyaksikan laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Swiss.

Cuaca gerimis yang mengguyur lokasi tidak menyurutkan animo pendukung, memaksa panitia mengalihkan kegiatan nonton bareng (nobar) ke dalam Aula Kantor Gubernur.

Gelaran yang dipadukan dengan agenda Car Free Day ini sukses menjadi magnet interaksi sosial sekaligus penggerak ekonomi bagi para pelaku UMKM setempat.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menilai kolaborasi ini sebagai terobosan efektif untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang publik bagi masyarakat.

“CFD sekaligus nobar ini ternyata mendapat sambutan luar biasa karena ribuan masyarakat hadir meski harus bergeser ke dalam ruangan,” ungkap Mahyeldi.

Kesuksesan acara ini mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen memfasilitasi kegiatan serupa hingga partai final berlangsung.

Langkah ini diambil untuk mempererat jalinan kebersamaan sekaligus menumbuhkan nilai sportivitas di tengah masyarakat.

Mahyeldi optimistis tayangan Piala Dunia melalui TVRI mampu menjadi stimulus ekonomi sekaligus sarana edukasi bagi generasi muda dalam memahami teknik sepak bola level dunia.

Di lapangan, Argentina memastikan tiket ke babak semifinal setelah menundukkan Swiss dengan skor akhir 3-1 melalui babak perpanjangan waktu.

Keunggulan La Albiceleste lahir dari gol Alexis Mac Allister, Julián Álvarez, dan Lautaro Martínez, sementara Swiss hanya mampu membalas lewat satu gol Dan Ndoye.

Menatap laga-laga besar berikutnya, pemerintah daerah berencana menyiapkan lokasi nonton bareng yang lebih beragam di berbagai titik.

Pihaknya memastikan konsep penyelenggaraan akan terus disesuaikan agar tidak mengganggu aktivitas perkantoran jika pertandingan berlangsung pada jam kerja.

“Insyaallah kita fasilitasi lagi dengan konsep yang disesuaikan agar tidak mengganggu aktivitas perkantoran jika pertandingan berlangsung pada jam kerja,” tegas Mahyeldi.