Ranah

SDM Terampil Pacu Daya Saing Industri Furnitur

116
×

SDM Terampil Pacu Daya Saing Industri Furnitur

Sebarkan artikel ini
menteri-perindustrian-ungkap-kunci-keberhasilan-industri-furnitur
Menteri Perindustrian Ungkap Kunci Keberhasilan Industri Furnitur

Kendal – Industri furnitur nasional genjot peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk menghadapi era industri 4.0. Keterampilan SDM menjadi kunci utama daya saing.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, industri furnitur punya peran penting dalam memacu implementasi industri dan meningkatkan daya saing.

“Industri furnitur berperan penting dalam akselerasi implementasi industri dan peningkatan daya saing,” tegas Agus dalam keterangan tertulis, Rabu (15/10/2025).

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat pertumbuhan industri furnitur sebesar 2,07 persen pada 2024. Hal ini mendorong pertumbuhan sektor industri agro hingga 5,20 persen.

Guna mendukung pengembangan SDM, Kemenperin melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) terus memacu pendidikan vokasi.

Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Kendal (Polifurneka) bekerja sama dengan perusahaan perangkat lunak CAD+T menggelar Talent Camp Asia 2025 pada 6-10 Oktober 2025.

Ajang ini menjadi wadah pembelajaran perangkat lunak CAD+T dan kompetisi desain furnitur berbasis teknologi digital.

Kepala BPSDMI Masrokhan menjelaskan, Talent Camp Asia diikuti 40-50 peserta dari siswa SMA/SMK dan mahasiswa dari berbagai negara di Asia, dengan pelatih dari Austria dan Filipina.

Sementara itu, Regional Director CAD+T Australasia William Dedella menyatakan, Talent Camp Asia bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dan profesional muda dalam memahami sinergi desain modern dan manufaktur melalui teknologi CAD/CAM terkini.

Expert Market Research memproyeksikan nilai pasar global industri furnitur mencapai US$ 660 miliar dan tumbuh 4,9 persen per tahun dalam periode 2025-2034.

Peserta Talent Camp Asia mempelajari penggunaan perangkat lunak CAD+T dan mengikuti kompetisi desain furnitur. Karya desain terbaik diproduksi menjadi prototipe menggunakan mesin CNC FELDER di Polifurneka.