PemerintahRanah

Sungai Pua Aktif Tekan Stunting, Lampaui Target Nasional

228
×

Sungai Pua Aktif Tekan Stunting, Lampaui Target Nasional

Sebarkan artikel ini
cegah-stunting, -kkbn-bersama-ade-rizki-pratama-sosialisasikan-program -bangga-kencana 
Cegah Stunting,  KKBN Bersama Ade Rizki Pratama Sosialisasikan Program  Bangga Kencana 

Agam – Kabar baik datang dari Kabupaten Agam, Sumatera Barat, di mana Kecamatan Sungai Pua berhasil menekan angka stunting hingga di bawah target nasional. Penurunan ini menjadi angin segar dalam upaya pemerintah memerangi masalah gizi buruk pada anak.

Camat Sungai Pua, Susi Karmila, mengungkapkan bahwa angka stunting di wilayahnya kini berada di angka 8 persen.

“Kasus stunting di Sungai Pua berjumlah 126 orang dari sebelumnya 131 orang. Berarti ada penurunan kasus stunting sebanyak 5 orang,” jelas Susi saat sosialisasi program Bangga Kencana, Jumat (29/8).

Pemerintah Kecamatan Sungai Pua secara rutin menggelar lokakarya stunting setiap bulan. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pendamping keluarga, walinagari, dan tim penggerak PKK.

Selain itu, ada pula program Gerakan Nasional Orang Tua Cegah Stunting (Genting) yang turut berkontribusi dalam menekan angka stunting.

Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, yang hadir secara daring, mengatakan bahwa Presiden Prabowo telah menaikkan status BKKBN menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

“Kementerian ini adalah kementerian strategis menuju Indonesia Emas pada tahun 2045,” ujar Ade.

Ade menambahkan, penanganan stunting memerlukan perhatian khusus pada asupan gizi ibu dan anak sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun.

Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Dedi Agustanto, menekankan pentingnya perencanaan usia menikah dan program hamil untuk mencegah stunting.

“Bagi calon ibu dan bapak perlu diperhatikan asupan gizi anak agar generasi yang dilahirkan lebih baik dari orang tuanya,” katanya.

Sosialisasi ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Direktur Bina Peran Serta Masyarakat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga BKKBN RI, Ratna Juita Razak, serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Agam, Surya Wendri.