Jakarta – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II Organisasi Syarikat Islam (SI) sukses digelar pada 4-6 November 2025.
Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, secara resmi membuka acara yang dihadiri seluruh pengurus SI provinsi se-Indonesia.
Salah satu poin penting yang mengemuka adalah dorongan Menteri Agama untuk memaksimalkan pengentasan kemiskinan.
Caranya dengan mengkoordinir potensi sumber daya umat, terutama wakaf, selain zakat dan instrumen lainnya.
Ketua DPC SI Kota Bukittinggi, Tuanku Rismaidi, hadir dalam acara tersebut dan mendukung penuh pernyataan Menteri Agama.
Rismaidi menilai potensi zakat sangat menjanjikan, bisa mencapai 300-400 triliun per tahun jika disatukan.
Menteri Agama juga meminta Syarikat Islam menjadi motor penggerak ormas Islam untuk bersatu dalam berdakwah ekonomi.
Tujuannya agar umat Islam mandiri secara ekonomi dan tidak terkesan “meminta-minta” dalam kegiatan keagamaan.
Ketua Umum Syarikat Islam, Dr. Hamdan Zoelva, menegaskan bahwa organisasinya tidak akan menjadi partai politik.
Namun, ia memberikan kebebasan kepada anggota Syarikat Islam untuk menentukan pilihan politik mereka.
Sekretaris Jenderal Syarikat Islam yang juga Menteri Koperasi RI, Dr. Ferry Joko Juliantono, mengajak seluruh kader Syarikat Islam menjadi motor penggerak Koperasi Merah Putih.
Hal ini sejalan dengan fokus pemerintah dalam memajukan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.
Mukernas juga diisi materi dari sejumlah menteri Kabinet, termasuk Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Puncak acara adalah Peringatan Milad ke-120 Syarikat Islam Tingkat Nasional pada 6 November 2025 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.
Acara ini sekaligus menjadi pembukaan Pameran Expo Syarikat Islam, ajang konsolidasi dan promosi produk-produk ekonomi umat.






