Payakumbuh – Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menegaskan penataan Pasar Ibuh Barat tidak akan dilakukan dengan menggusur pedagang. Saat meninjau Pasar Ibuh, Jumat (8/5/2026), ia memastikan seluruh pedagang tetap memperoleh tempat berjualan selama proses pembangunan berlangsung.
“Tidak akan ada penggusuran bagi para pedagang. Pemerintah akan mengoptimalkan lahan-lahan kosong agar aktivitas perdagangan tetap berjalan,” kata Zulmaeta di lokasi.
Dalam peninjauan itu, Zulmaeta didampingi Sekda Rida Ananda, Kepala Dinas Koperasi dan UKM M. Faizal, Kasatpol PP Dewi Novita, Kalaksa BPBD Devitra, serta jajaran Bidang Pasar. Menurut dia, pemerintah turun langsung untuk berdialog dengan pedagang agar tidak muncul informasi simpang siur soal rencana penataan pasar.
Zulmaeta menilai komunikasi terbuka dengan pedagang penting agar pembangunan berjalan lancar dan dipahami bersama. “Saya ingin mendengar langsung aspirasi pedagang supaya tidak ada informasi yang tidak pasti. Semua masukan menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemko Payakumbuh akan memprioritaskan pemanfaatan lahan kosong di sekitar kawasan Pasar Ibuh sehingga pedagang tidak perlu direlokasi. Dengan skema itu, pedagang tetap bisa menjalankan usaha di lokasi semula selama pembangunan berlangsung.
Zulmaeta juga memastikan pedagang yang saat ini berjualan dan sudah terdata di Dinas Koperasi dan UKM akan memperoleh tempat di pasar yang dibangun pemerintah. “Nanti setiap pedagang yang sudah terdata dipastikan mendapat tempat. Tidak ada yang tidak terfasilitasi,” katanya.
Menurut dia, penataan Pasar Ibuh Barat tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki infrastruktur, tetapi juga untuk menciptakan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung. Ia berharap pasar yang lebih tertata dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
“Pasar ini milik masyarakat. Karena itu penataannya juga harus memberi manfaat bagi masyarakat, terutama pedagang kecil. Kami ingin Pasar Ibuh Barat menjadi pasar yang nyaman, tertata, ekonomi tumbuh, dan pedagang semakin sejahtera,” ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faizal, didampingi Kabid Pasar Khalid Zamri, mengatakan pemerintah masih berada pada tahap perencanaan sambil menghimpun masukan dari pedagang dan masyarakat terkait penataan Pasar Ibuh Barat. Menurut dia, semua aspirasi yang masuk akan menjadi bahan evaluasi agar pembangunan sesuai kebutuhan lapangan.
“Saat ini kami terus menerima saran dan masukan dari masyarakat serta pedagang. Pemerintah ingin penataan pasar berjalan baik dan memberi manfaat bagi seluruh pedagang,” kata Faizal.
Usai meninjau pasar, Zulmaeta juga sarapan pagi bersama para pedagang. Dalam suasana tersebut, sejumlah gagasan dan masukan terkait pembangunan daerah serta pengembangan pasar kembali mengemuka.
“Dengan dukungan seluruh pihak, kami optimistis penataan dan pembangunan pasar ini berjalan lancar serta mampu menghadirkan dampak positif bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja,” pungkasnya.






