PolitikRanah

Andre Rosiade Dorong Percepatan Pembangunan Tol dan Infrastruktur di Sumatera Barat

51
×

Andre Rosiade Dorong Percepatan Pembangunan Tol dan Infrastruktur di Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini
andre-rosiade-ungkap-komitmen-presiden-prabowo-untuk-sumbar,-tol-sicincin–bukittinggi-dan-kereta-api-kembali-diaktifkan
Andre Rosiade Ungkap Komitmen Presiden Prabowo untuk Sumbar, Tol Sicincin–Bukittinggi dan Kereta Api Kembali Diaktifkan

Agam – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mematangkan rencana pembangunan Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi dan akses bypass sepanjang 6,5 kilometer melalui dialog strategis bersama tokoh masyarakat serta pemerintah daerah di Kabupaten Agam, Jumat (18/9/2026).

Proyek infrastruktur ini menjadi bukti nyata komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memacu konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa berdialog langsung dengan niniak mamak, wali nagari, dan masyarakat untuk membahas rencana Tol Sicincin-Bukittinggi serta akses bypass dari Exit Tol Pasar Amor menuju Simpang Taluak,” ungkap Andre.

Ia menekankan pentingnya pelibatan aktif warga lokal dalam setiap tahapan pembangunan agar kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran jumbo sebesar Rp19 triliun untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur di Sumatera Barat hingga tahun 2028.

Dana tersebut akan menyasar perbaikan jalan, jembatan, sistem irigasi, hingga jaringan air bersih yang terdampak bencana.

“Presiden Prabowo telah menyiapkan anggaran sekitar Rp19 triliun untuk pembangunan kembali Sumatera Barat secara bertahap hingga 2028,” paparnya.

Saat ini, perbaikan infrastruktur tahap pertama senilai Rp370 miliar sudah berjalan, sementara tahap kedua dengan nilai Rp300 miliar segera memasuki proses tender.

Andre menyoroti krusialnya dukungan pusat, terutama untuk proyek sulit seperti pembangunan jalan di kawasan Malalak yang melampaui kemampuan keuangan daerah.

Terkait pembebasan lahan, ia mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi terbaik.

“Pembebasan lahan merupakan tanggung jawab pemerintah daerah, karena itu kami mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama mencari solusi terbaik agar pembangunan dapat berjalan,” tegasnya.

Guna meminimalisir dampak sosial, ruas Tol Padang Panjang-Bukittinggi sepanjang 19,6 kilometer akan dilengkapi dengan flyover dan terowongan setiap dua kilometer.

Desain tersebut dirancang khusus agar keberadaan jalan tol tidak memutus akses antar-nagari atau jorong di sepanjang jalur.

“Jadi pembangunan tol ini bukan untuk membelah kampung, tetapi untuk membuka akses dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Selain jalan tol, pemerintah pusat juga tengah mematangkan rencana reaktivasi jalur kereta api yang menghubungkan Kayu Tanam, Sawahlunto, Sijunjung, hingga Limapuluh Kota.

Langkah strategis ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas transportasi darat di seluruh wilayah Sumatera Barat secara berkelanjutan.