Tilatang Kamang – Bupati Agam, Benni Warlis, mengajak umat Islam untuk menjadikan salat sebagai kebutuhan utama dalam hidup.
Ajakan ini disampaikan saat memberikan tausiah pada Tabligh Akbar peringatan Isra’ Mi’raj di Musala Nurul Iman, Sabtu (17/1).
Benni Warlis menjelaskan, salat merupakan kunci surga dan harus menjadi prioritas, bukan sekadar kewajiban rutin.
“Salat harus dijadikan kebutuhan utama, bukan sekadar kewajiban rutin,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Benni Warlis meluncurkan program Arba’in Champion sebagai bagian dari gerakan Bangkik dari Surau.
Program ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi surau dan masjid sebagai pusat pembinaan umat, terutama generasi muda.
Berbagai perlombaan akan digelar, seperti lomba azan, bacaan salat, tahfiz Al-Qur’an, dan hafalan Surah Al-Kahfi.
Arba’in Champion juga dirancang untuk jamaah rutin dengan konsep Salat Champion, di mana peserta mendaftar sukarela dan menggunakan sistem absensi kejujuran.
Benni Warlis berharap gerakan Bangkik dari Surau dapat membangkitkan semangat masyarakat Agam, tidak hanya dalam keimanan, tetapi juga dalam bidang ekonomi, sumber daya manusia, dan pendidikan.
“Melalui program ini, kita ingin mengajak anak-anak untuk mencintai surau dan masjid, menjadikannya sebagai tempat belajar dan beraktivitas,” pungkasnya.
Program ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Agam dalam mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat, berakhlak mulia, dan beriman.






