Padang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang kini mengintensifkan pemangkasan pohon pelindung di berbagai ruas jalan protokol sebagai langkah mitigasi bencana. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir risiko pohon tumbang yang kerap mengancam keselamatan warga, terutama saat cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut.
Kepala DLH Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, menegaskan bahwa pihaknya telah mengubah fokus pengelolaan pohon pelindung. Jika sebelumnya estetika kota menjadi prioritas utama, kini aspek keamanan pengguna jalan ditempatkan sebagai skala prioritas tertinggi.
“Target utama kami saat ini, selain beautifikasi, adalah mengutamakan aspek keselamatan pengguna jalan,” ujar Fadelan, Selasa (9/6/2026).
Sebagai wujud nyata kebijakan tersebut, tim lapangan DLH dikerahkan setiap hari untuk melakukan perampingan dahan. Salah satu titik yang menjadi sasaran pemangkasan pada Selasa (9/6/2026) adalah Jalan Batang Kapur, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara.
Operasi ini secara spesifik menyasar pohon-pohon yang memiliki kondisi fisik rimbun, berusia tua, serta dahan yang berpotensi menyentuh kabel utilitas. Langkah preventif ini dinilai krusial guna mencegah kecelakaan lalu lintas maupun kerusakan pada jaringan listrik akibat pohon tumbang.
Selain mengandalkan pemantauan rutin, DLH Kota Padang juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta segera melapor melalui layanan PCC 112 apabila menemukan pohon pelindung yang kondisinya rapuh atau membahayakan fasilitas umum.
“Warga dapat ikut berpartisipasi dalam pengawasan. Jika ada pohon pelindung yang dirasa membahayakan, silakan melapor ke PCC 112,” pungkas Fadelan.






