Ranah

Gajah Liar Mengamuk, Lukai Anak di Pekanbaru Parah

157
×

Gajah Liar Mengamuk, Lukai Anak di Pekanbaru Parah

Sebarkan artikel ini
seorang-anak-luka-parah-usai-diserang-gajah-liar-di-pekanbaru
Seorang Anak Luka Parah Usai Diserang Gajah Liar di Pekanbaru

Pekanbaru – Nasib tragis menimpa seorang anak perempuan berusia 8 tahun di Pekanbaru. Ia mengalami luka parah setelah diserang gajah liar di rumahnya.

Peristiwa mengerikan ini terjadi di Kelurahan Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, pada Kamis (30/10/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kapolsek Rumbai, AKP Said Khairul Iman, menjelaskan gajah liar itu tiba-tiba muncul dari kebun yang berbatasan dengan permukiman warga.

“Orang tua korban mendengar suara binatang dari luar rumah dan langsung keluar untuk memastikan. Ternyata benar, ada seekor gajah mendekat,” kata AKP Said.

Keluarga korban panik dan berusaha menyelamatkan diri.

Namun nahas, putri mereka terjatuh saat berlari dan langsung diserang gajah hingga mengalami luka parah di sekujur tubuh.

Korban segera dilarikan ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan intensif.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan kondisi korban dengan luka di hampir seluruh tubuh.

Polisi dan tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau telah turun ke lokasi untuk menyelidiki asal-usul gajah liar tersebut.

“Kami berkoordinasi dengan BBKSDA untuk mengetahui dari mana gajah itu datang dan memastikan agar tidak kembali menyerang warga,” ujar AKP Said.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, langsung menjenguk korban di RSUD Arifin Achmad.

Ia memastikan seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Pekanbaru.

“Karena ini warga kita, saya langsung berkoordinasi dengan Direktur RSUD Arifin Achmad agar pasien mendapat penanganan secepat mungkin. Kondisi anak ini cukup serius, jadi kita harus tanggap,” kata Agung.

Pemko Pekanbaru juga menurunkan tim untuk membantu keluarga korban yang masih shock dan membutuhkan dukungan moral serta logistik.

Agung menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan BBKSDA Riau untuk mencegah insiden serupa terulang.

Pemetaan jalur lintasan gajah akan segera dilakukan.

“Kami akan bekerja sama dengan BBKSDA untuk mengantisipasi pergerakan gajah liar agar tidak membahayakan warga. Ini menjadi peringatan bahwa batas antara kawasan hutan dan permukiman harus lebih jelas dan aman,” pungkasnya.