EkonomiNusantaraPemerintahan

Bapanas Klaim Intervensi Harga Beras Berhasil

199
×

Bapanas Klaim Intervensi Harga Beras Berhasil

Sebarkan artikel ini
operasi-pasar-beras-dimasifkan
Operasi Pasar Beras Dimasifkan

Jakarta – Kabar baik untuk masyarakat! Harga beras medium di 196 kabupaten/kota kini lebih murah dari Harga Eceran Tertinggi (HET).

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengklaim keberhasilan ini berkat intervensi pasar yang gencar dilakukan.

Pemerintah menjalankan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta menyalurkan bantuan beras.

“Sejak Juli 2025, kami aktif menekan fluktuasi harga beras,” kata Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilitas Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, Rabu (27/8/2025).

Data Bapanas menunjukkan, daerah dengan harga beras di bawah HET melonjak 26% sejak akhir Juli.

Jika akhir Juli lalu hanya 155 daerah yang stabil, kini jumlahnya mencapai 196.

Selain SPHP, 360 ribu ton beras disalurkan untuk 18,27 juta keluarga pada Juni-Juli 2025. Tujuannya jelas: menjaga daya beli masyarakat.

Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, memastikan program SPHP akan terus digenjot hingga Desember 2025.

“Jika target 1,3 juta ton tercapai lebih cepat, kami akan minta tambahan. Stok beras pemerintah sangat banyak,” tegas Arief.

Sebelumnya, Ombudsman RI menyoroti pentingnya stabilisasi harga beras medium. Bapanas diminta fokus pada hal ini demi kepentingan masyarakat luas.