PemerintahRanah

Jalan Teluk Tapang, Bukti Mahyeldi Bisa Komunikasi dengan Pusat

567
×

Jalan Teluk Tapang, Bukti Mahyeldi Bisa Komunikasi dengan Pusat

Sebarkan artikel ini

Padang – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, membuktikan kemampuannya dalam mengomunikasikan kebutuhan daerahnya ke pemerintah pusat.

Salah satu bukti tersebut adalah proyek akses jalan Teluk Tapang di Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat.

Akses jalan baru sepanjang 23,47 kilometer tersebut saat ini telah rampung sepanjang 17,87 kilometer. Proyek ini menelan anggaran Rp216,5 miliar dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2022-2024.

“Saat ini, ada beberapa titik lagi yang sedang ditimbun dan digali. Setelah selesai, kami akan mengusulkan lagi anggaran Rp168 miliar,” ujar Mahyeldi saat meninjau sarana dan prasarana Pelabuhan Air Bangis dan Teluk Tapang pada Jumat (2/8/2024).

Akses jalan menuju pelabuhan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan perdagangan, terutama pengangkutan minyak CPO. Pemprov Sumbar juga berencana membangun tanki timbun untuk kebutuhan pelabuhan pada tahun 2025.

“Pemerintah Pasaman Barat juga telah menghibahkan tanah seluas 168 hektare untuk pengembangan infrastruktur pelabuhan,” imbuh Mahyeldi.

Kepala BPJN Sumbar, Thabrani, menjelaskan bahwa penanganan akses jalan hingga saat ini sepanjang 17,87 kilometer telah teraspal dengan lebar jalan 6,00 meter dan lebar bahu jalan 1,50 meter.

“Sedangkan 5,60 kilometer lagi merupakan pekerjaan penggalian dan timbunan menuju Teluk Tapang,” jelas Thabrani.

Usulan akses jalan pelabuhan Teluk Kapang diajukan pada tahun 2022 oleh Gubernur Mahyeldi yang menginginkan percepatan pembangunan. Hal ini merupakan tindak lanjut dari usulan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, kepada Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi.