Surabaya – CEO JETE dan Doran Group, Jhonny Thio Doran, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan masuk dalam daftar 40 Under 40 Fortune Indonesia. Keberhasilan ini diraih berkat kepiawaiannya membangun merek lokal di industri aksesori gadget, smart home solution, dan wearable technology.
Perjalanan bisnis Jhonny dimulai dari sebuah kamar kos sempit pada tahun 2008.
Saat itu, ia menjual jam tangan dan aksesori ponsel secara tradisional, menjajakan produknya dari toko ke toko.
Kamar kosnya menjadi pusat operasional, berfungsi sebagai tempat tinggal sekaligus gudang penyimpanan barang dagangan.
Melihat potensi pasar yang lebih luas, Jhonny kemudian memanfaatkan platform digital Kaskus.
Langkah ini membuka akses ke pasar yang lebih besar dan mempercepat pertumbuhan bisnisnya.
Pada tahun 2014, Jhonny mendirikan JETE dengan visi menghadirkan produk teknologi yang fungsional, berkualitas, dan terjangkau.
“Membangun brand teknologi bukan hanya soal produk, tetapi juga tentang membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan,” kata Jhonny.
Di tengah pandemi COVID-19 pada tahun 2019, JETE justru membuka official store fisik pertamanya di WTC Surabaya.
Hingga akhir 2025, JETE telah mengoperasikan lebih dari 150 gerai ritel di berbagai kota besar.
Ekspansi terus berlanjut, dengan target menembus lebih dari 200 gerai pada tahun 2026, fokus pada kota tier-2 dan pengembangan kanal di bandara, stasiun, dan rumah sakit.
Tahun ini, Jhonny menargetkan ekspansi JETE ke ranah global, termasuk pasar Tiongkok.
Selain itu, JETE juga mendukung gaya hidup sehat dengan menghadirkan wearable seperti smartwatch dan earphone olahraga, serta menyelenggarakan berbagai kegiatan olahraga.
Di luar kesibukannya dalam dunia bisnis, Jhonny aktif dalam berbagai organisasi pengusaha dan entrepreneur.
“Ini tentang tim, tentang ribuan orang yang bekerja bersama membangun mimpi besar,” pungkasnya.






