RanahSosial

Meutya Hafid Minta Publik Hentikan Sebaran Video Kecelakaan

91
×

Meutya Hafid Minta Publik Hentikan Sebaran Video Kecelakaan

Sebarkan artikel ini
menkomdigi-minta-publik-hentikan-sebaran-video-kecelakaan-krl
Menkomdigi Minta Publik Hentikan Sebaran Video Kecelakaan KRL

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid meminta masyarakat berhenti menyebarkan video kecelakaan KRL Commuter Line dan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/04/2026) malam. Ia menegaskan, pengendalian konten semacam itu sangat ditentukan oleh kesadaran publik.

Imbauan itu disampaikan Meutya saat ditemui di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Selasa (28/04/2026). Menurut dia, dalam situasi musibah, publik seharusnya tidak menjadikan peristiwa tersebut sebagai konsumsi untuk dibagikan ke ruang digital.

“Kita sedang berhadapan dengan musibah yang sangat menyesakkan. Saya minta tidak ada yang memanfaatkan, apalagi menyebarkan konten yang justru melukai korban dan keluarganya,” kata Meutya.

Ia menilai, tidak semua peristiwa layak diunggah ke media sosial. Dalam kasus video kecelakaan itu, Meutya menyoroti dua risiko utama ketika konten menjadi viral.

Risiko pertama adalah beredarnya informasi yang belum terverifikasi. Risiko kedua, ujar dia, adalah pengulangan visual yang mengerikan dan dapat memicu trauma psikologis, terutama bagi keluarga korban.

“Walaupun informasinya benar, kalau terus diulang-ulang, dampaknya bisa sangat buruk secara psikis bagi keluarga yang sedang berduka,” ujarnya.

Meutya menegaskan, seruan tersebut didasarkan pada pertimbangan kemanusiaan. Ia meminta masyarakat tidak menyebarkan konten secara berlebihan maupun membagikan informasi yang menyesatkan karena dapat berdampak buruk bagi korban dan keluarga mereka.