Ranah

Pemerintah Perangi Kejahatan Siber, Lindungi Masyarakat Digital

124
×

Pemerintah Perangi Kejahatan Siber, Lindungi Masyarakat Digital

Sebarkan artikel ini
spam-dan-scam-sudah-jadi-industri-kejahatan-siber,-negara-rugi-rp8,4-t
Spam dan Scam Sudah Jadi Industri Kejahatan Siber, Negara Rugi Rp8,4 T

Jakarta – Pemerintah Republik Indonesia menyatakan perang terhadap kejahatan siber yang merugikan masyarakat, Jumat (6/2/2026).

Spam dan scam bertransformasi menjadi industri kejahatan dengan potensi kerugian mencapai Rp8,4 triliun.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengungkapkan hal ini dan menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Saya kira spam dan scam ini bisa dikatakan sudah menjelma menjadi sebuah industri kejahatan siber,” tegas Nezar.

Nezar Patria menekankan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan siber.

Peran aktif operator seluler dan platform digital sangat dibutuhkan.

Wamenkomdigi mengapresiasi langkah perlindungan yang telah dilakukan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) yang telah menjangkau 2,5 juta pengguna layanan dan memblokir 2 miliar percobaan spam dan scam.

Pemerintah juga memberlakukan kebijakan registrasi nomor seluler menggunakan metode biometrik untuk menutup celah yang dimanfaatkan pelaku scam.

“Ini juga untuk memberikan rasa aman buat semua pemakai jaringan digital yang ada di Indonesia,” pungkas Nezar Patria.