Ranah

Pemko Padang Percepat Penanganan Banjir dan Distribusi Bantuan Kuranji

122
×

Pemko Padang Percepat Penanganan Banjir dan Distribusi Bantuan Kuranji

Sebarkan artikel ini
pemko-padang-kerahkan-alat-berat-tangani-dampak-banjir-di-kuranji
Pemko Padang Kerahkan Alat Berat Tangani Dampak Banjir di Kuranji

Padang – Pemerintah Kota Padang bergerak cepat melakukan penanganan pascabencana banjir yang menerjang kawasan Guo Lapau Munggu dan Kampuang Tanjuang, Kelurahan Kuranji, Jumat (22/5/2026). Fokus utama saat ini adalah pemenuhan kebutuhan logistik warga terdampak akibat jebolnya tanggul sungai setelah hujan lebat dan angin kencang melanda wilayah tersebut pada Kamis malam.

Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, turun langsung ke lapangan untuk memantau distribusi bantuan sekaligus memastikan koordinasi antarinstansi berjalan optimal. Ia menekankan pentingnya peran perangkat daerah mulai dari tingkat RT, RW, hingga kecamatan dalam memastikan bantuan tersalurkan secara merata dan tepat sasaran.

“Pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Kami mohon dukungan jajaran RT, RW, Lurah, dan Camat untuk membagikan bantuan ini secara merata agar semua yang terdampak menerimanya,” ujar Raju di sela-sela peninjauan.

Data sementara menunjukkan sekitar 25 hektar lahan persawahan yang baru saja direhabilitasi terendam air. Meski sempat terjebak banjir selama tiga jam, seluruh warga berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim gabungan dari BPBD, Satpol PP, Tim SAR, serta perangkat lingkungan setempat. Hingga kini, tidak ada laporan korban jiwa, dan warga memilih untuk mengungsi sementara di rumah kerabat masing-masing.

Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Kota Padang telah menyalurkan 300 paket nasi bungkus, yang akan segera disusul dengan bantuan sembako dari Dinas Sosial. Raju menegaskan bahwa seluruh kebutuhan pokok warga harus tertangani dengan cepat sesuai instruksi Wali Kota.

Di sisi lain, upaya pemulihan sektor pertanian telah dimulai dengan pengerahan alat berat untuk rehabilitasi lahan, yang didukung oleh Kementerian Sosial dan diawasi langsung oleh Dinas PUPR. Pemerintah Kota Padang juga tengah menyusun kajian teknis untuk pembangunan tanggul pengaman yang lebih permanen serta pemasangan kawat bronjong sebagai langkah mitigasi jangka panjang, melalui kolaborasi dengan Dinas SDABK Provinsi Sumatera Barat dan Dinas PUPR.

Proses penanganan di lapangan melibatkan sinergi berbagai elemen, termasuk Dinas Sosial, BPBD, Satpol PP, Tim SAR, serta unsur pemerintah kecamatan, kelurahan, dan relawan setempat yang terus berupaya memulihkan kondisi pascabencana.