Ranah

Pertamina dan Shell Jajaki Peluang Pembelian BBM

181
×

Pertamina dan Shell Jajaki Peluang Pembelian BBM

Sebarkan artikel ini
shell-disebut-sedang-negosiasi-pembelian-bbm-pertamina
Shell Disebut sedang Negosiasi Pembelian BBM Pertamina

Jakarta – Kabar baik bagi pengguna SPBU Shell. Negosiasi antara Pertamina Patra Niaga dan Shell untuk pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) telah memasuki tahap akhir.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengonfirmasi perkembangan tersebut.

“Vivo kan kemarin sudah. Sekarang kabar terakhir Shell memasuki tahap akhir,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk memenuhi kebutuhan BBM bagi badan usaha swasta yang mengalami kekurangan kuota impor.

Sebelumnya, Pertamina telah berhasil menjalin kerja sama serupa dengan BP-AKR dan Vivo.

Pada tahap awal, Pertamina telah menyalurkan 100 ribu barel minyak ke BP-AKR, dan volume yang sama juga dialokasikan untuk Vivo.

Sementara itu, ExxonMobil belum mengajukan permintaan pasokan karena masih memiliki stok yang mencukupi.

Laode mengungkapkan bahwa Shell telah mengajukan volume pembelian BBM dari Pertamina, namun rincian jumlahnya belum dapat diumumkan saat ini.

“Kita tunggu saja (volume Shell),” imbuhnya.

Shell dan bp sempat mengalami kelangkaan stok BBM sejak pertengahan Agustus 2025, diikuti oleh Vivo pada pertengahan Oktober 2025.

Pasokan BBM di SPBU bp mulai berangsur pulih pada akhir Oktober 2025, dan Vivo juga mengalami perbaikan serupa.

Saat ini, Shell menjadi satu-satunya SPBU yang belum mencapai kesepakatan pembelian BBM dengan Pertamina Patra Niaga.

Presiden Direktur & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Shell berjanji untuk berupaya menormalkan pasokan BBM secepat mungkin, dengan tetap memprioritaskan prosedur pengadaan dan standar mutu yang ketat.