Ranah

Psikiater Ungkap: Judi Online Ubah Prioritas, Picu Kriminalitas

160
×

Psikiater Ungkap: Judi Online Ubah Prioritas, Picu Kriminalitas

Sebarkan artikel ini
tanda-tanda-kecanduan-judi-online,-kamu-alami-juga?
Tanda-tanda Kecanduan Judi Online, Kamu Alami juga?

Jakarta – Dokter spesialis psikiatri adiksi, Kristiana Siste, mengungkapkan bahwa hilangnya kontrol diri dan penggunaan waktu yang berlebihan menjadi ciri utama kecanduan judi online.

Kristiana menjelaskan, para pecandu judi daring terus bermain tanpa peduli waktu maupun kondisi finansial mereka.

“Tidak mengenal waktu, terus bermain judi. Uang habis pun, mereka mati-matian mencari uang untuk berjudi. Bahkan, sampai melakukan tindakan kriminal, seperti mencuri,” tegas Kristiana, Kamis (12/3/2026).

Menurut Kepala Departemen Psikiatri Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta ini, aktivitas judi online menjadi prioritas utama bagi para pecandu.

Mereka bahkan rela menghentikan aktivitas lain demi berjudi.

“Ada yang sampai menepi saat naik motor hanya untuk bermain judi sebentar. Mereka juga jarang keluar rumah karena biasanya bermain judi sendirian,” tuturnya.

Kristiana menambahkan, pecandu judi online cenderung meningkatkan intensitas dan jumlah taruhan, meskipun terus mengalami kerugian.

“Awalnya hanya tiga jam, lalu meningkat menjadi 18 jam bermain judi online,” paparnya.

Kesenangan berlebihan saat menang menjadi salah satu faktor utama pemicu kecanduan.

Kristiana mencontohkan, visual dan suara pada permainan judi slot dapat memicu peningkatan dopamin di otak.

“Slot dengan warna-warni cerah, suara koin, dan perkalian hadiah besar memicu peningkatan dopamin, menciptakan rasa senang berlebihan,” jelas Kristiana.

Lonjakan dopamin ini menciptakan memori bahwa berjudi memberikan kebahagiaan, dan kemenangan dianggap sebagai cara mudah mendapatkan uang.