San Diego – Qualcomm dikabarkan tengah menyiapkan suksesor chipset andalannya, Snapdragon 8 Elite Gen 5. Bocoran terbaru mengindikasikan, perusahaan asal Amerika Serikat itu akan merilis dua varian sekaligus.
Dua varian itu adalah Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro.
Informasi ini pertama kali diungkap oleh Digital Chat Station, seorang pembocor terkemuka dari Tiongkok, melalui akun Weibo-nya.
Kedua varian tersebut diprediksi akan membawa peningkatan signifikan dalam hal performa, arsitektur CPU, dan efisiensi daya.
Proses manufaktur chipset ini tetap akan menggunakan jasa TSMC.
Snapdragon 8 Elite Gen 6 akan hadir dalam dua versi: standar dan Pro. Perbedaan utama terletak pada GPU dan dukungan memori.
Kedua chipset akan diproduksi menggunakan proses fabrikasi 2nm (N2P) dari TSMC. Proses ini menjanjikan peningkatan efisiensi energi dan performa komputasi yang lebih tinggi.
Qualcomm dikabarkan akan menggunakan arsitektur CPU generasi ketiga dengan konfigurasi 2+3+3 core. Konfigurasi ini berbeda dari pola 1+5+2 pada seri sebelumnya.
Desain ini diyakini mampu memberikan keseimbangan antara kecepatan tinggi dan efisiensi daya.
Varian Pro akan dibekali GPU yang lebih kuat dan menjadi satu-satunya yang mendukung LPDDR6. LPDDR6 merupakan generasi terbaru dari teknologi RAM yang menjanjikan bandwidth lebih besar dan latensi lebih rendah.
Sementara itu, versi standar kemungkinan masih akan menggunakan LPDDR5X.
Menurut laporan Digital Chat Station, performa versi Pro terlihat sangat impresif berdasarkan presentasi internal Qualcomm.
Hal ini membuka kemungkinan bahwa varian ini akan menjadi chipset terkuat di dunia Android saat dirilis nanti.
Qualcomm memang kerap mengganti pola penamaan chipset andalannya.
Pada tahun 2022, perusahaan memperkenalkan Snapdragon 8 Gen 1, kemudian dilanjutkan dengan 8 Gen 2 dan 8 Gen 3.
Pada 2024, Qualcomm mengganti nama lini tersebut menjadi Snapdragon 8 Elite, sebelum akhirnya memperkenalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 pada 2025.
Kini, dengan tambahan embel-embel “Pro”, nama chipset semakin panjang dan bisa membingungkan konsumen awam.
Qualcomm juga masih berencana meluncurkan Snapdragon 8 Gen 5 non-Elite sebagai chipset sub-flagship di akhir tahun ini, menambah kerancuan dalam segmentasi produknya.






