Padang – Pemerintah Kota Padang meresmikan program Inovasi Pelayanan Anak Terintegrasi untuk menangani stunting.
“Masalah stunting tidak dapat diselesaikan hanya melalui program gizi, tetapi harus terintegrasi dengan program lainnya,” ujar Wali Kota Padang Andree Harmadi Algamar saat peluncuran program tersebut.
Program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk RSUD dr. Rasidin Padang, Baznas Kota Padang, dokter spesialis anak, dan ahli di bidang rehabilitasi medis, fisioterapi, dan nutrisi.
Direktur RSUD dr. Rasidin Padang Dessy Susanti menjelaskan, terdapat empat layanan utama dalam program ini:
* Deteksi dan diagnosis gangguan tumbuh kembang
* Kuratif dan rehabilitatif gangguan tumbuh kembang
* Kuratif dan rehabilitatif gangguan ibu hamil berisiko tinggi
* Konsultasi nutrisi, pendampingan psikolog terkait pengasuhan anak, dan bimbingan rohani
“Kami juga berkolaborasi dengan Baznas Kota Padang untuk menyediakan susu khusus bagi balita stunting,” kata Dessy Susanti.
Program ini menargetkan balita stunting yang dirujuk dan ditangani oleh RSUD dan Baznas dapat keluar dari stunting dalam waktu tiga bulan.






