PemerintahRanah

Tinjau Proyek Sekolah Rakyat Dharmasraya, Zigo Rolanda Dorong Percepatan Pembangunan

90
×

Tinjau Proyek Sekolah Rakyat Dharmasraya, Zigo Rolanda Dorong Percepatan Pembangunan

Sebarkan artikel ini

Kunjungan strategis ini bertujuan memastikan progres fisik proyek berjalan sesuai jadwal sekaligus menjamin kebermanfaatan fasilitas pendidikan tersebut bagi masyarakat setempat.

Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda mendampingi Menteri Pekerjaan Umum (PU) dalam peninjauan pembangunan Sekolah Rakyat di Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (6/5/2026). Foto : Istimewa
Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda mendampingi Menteri Pekerjaan Umum (PU) dalam peninjauan pembangunan Sekolah Rakyat di Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (6/5/2026). Foto : Istimewa

Dharmasraya – Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, mendampingi Menteri Pekerjaan Umum (PU) melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (6/5/2026).

Kunjungan strategis ini bertujuan memastikan progres fisik proyek berjalan sesuai jadwal sekaligus menjamin kebermanfaatan fasilitas pendidikan tersebut bagi masyarakat setempat.

Dalam lawatan tersebut, Menteri PU didampingi oleh jajaran pejabat tinggi, termasuk Dirjen SDA Kementerian PU, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Bupati Dharmasraya, serta perwakilan balai Kementerian PU di wilayah Sumatera Barat.

Zigo Rolanda menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat ini merupakan langkah krusial dalam mendongkrak kualitas pendidikan di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Dharmasraya.

Pihaknya berkomitmen mengawal proyek ini agar selesai tepat waktu sehingga fasilitas modern tersebut dapat segera dinikmati oleh para pelajar.

“Kami ingin memastikan pembangunan berjalan optimal. Harapannya, siswa dapat segera memanfaatkan fasilitas pendidikan yang telah disiapkan pemerintah ini,” ujar Zigo di sela-sela peninjauan.

Kawasan pendidikan yang dibangun di atas lahan seluas 10 hektare ini dirancang sebagai pusat pembelajaran terpadu.

Fasilitas yang tersedia mencakup gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, delapan asrama siswa, dua rumah susun guru, serta delapan bangunan pendukung lainnya.

Sarana penunjang tersebut meliputi guest house, masjid, gedung ibadah, gedung serbaguna, dapur, gudang, hingga kantin yang tersedia di setiap jenjang pendidikan. Tak hanya itu, kawasan ini juga dilengkapi dengan sarana olahraga representatif, termasuk lapangan sepak bola.

“Sekolah ini memiliki total daya tampung hingga 1.080 siswa. Ini adalah peluang emas bagi masyarakat untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik dan berkualitas,” tambah Zigo.

Terkait progres pembangunan, Zigo menjelaskan proyek ini mulai dikerjakan sejak 10 Maret 2026. Meski kontrak kerja dijadwalkan rampung pada 4 November 2026, pemerintah berupaya melakukan percepatan agar konstruksi selesai lebih awal pada Juni 2026.

Langkah ini diambil agar kegiatan belajar mengajar dapat dimulai pada Juli 2026.

Percepatan pembangunan ini dinilai sangat penting untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Zigo berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus terjalin erat demi memastikan proyek ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap kolaborasi ini terus terjaga. Pembangunan ini bukan sekadar fisik, melainkan investasi pendidikan jangka panjang bagi generasi muda Dharmasraya,” pungkasnya.