KampusKu

UNP Jajaki Kolaborasi Penelitian Internasional dengan NUS

485
×

UNP Jajaki Kolaborasi Penelitian Internasional dengan NUS

Sebarkan artikel ini
adaptasi-dan-inovasi,-langkah-unp-jadi-pusat-penelitian
Adaptasi dan Inovasi, Langkah UNP Jadi Pusat Penelitian

Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) serius menjajaki kerja sama riset dengan National University of Singapore (NUS) guna memperkuat posisinya di tingkat global.

Pertemuan daring antar kedua institusi telah dilakukan sebagai langkah awal mewujudkan kolaborasi tersebut.

Menurut Ayu Gustia Ningsih, ketua tim penelitian kolaboratif UNP-NUS, pertemuan virtual itu menjadi fondasi awal kemitraan riset yang diharapkan solid. “Rencana penelitian yang akan dikembangkan bersama dipresentasikan secara detail,” ujarnya terkait forum daring tersebut.

Forum daring itu dihadiri Nur Rosita dan Fauzi Rahman dari tim peneliti UNP, serta Indrianti dan Liana Kosasih, Senior Lecturer di Centre for Language Studies, NUS. Atase Pendidikan dan Kebudayaan (AtDikBud) KBRI Singapura, Mirna Livianisa, turut memberikan dukungan.

Dari pihak UNP, hadir pula Anton Komaini (Ketua LPPM UNP), Rusnardi Rahmat Putra (Direktur Direktorat Kerja Sama, Reputasi, dan Internasionalisasi UNP), serta Hendra Hidayat (Kepala Pusat Penelitian, Publikasi, dan Hak Kekayaan Intelektual LPPM UNP).

Selain potensi riset, pertemuan itu juga membahas peluang kerja sama akademik dan peningkatan kapasitas dosen.

Rusnardi Rahmat Putra menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk internasionalisasi UNP. “Penjajakan kolaborasi riset ini merupakan salah satu pintu masuk menuju kerja sama yang lebih luas dengan NUS,” jelasnya. Ia menambahkan, “Ini menjadi peluang besar bagi UNP untuk memperkuat jaringan dan posisi dalam pemeringkatan dunia.” UNP, menurutnya, terbuka untuk berbagai bentuk kerja sama.

Lebih lanjut, Rusnardi menyatakan, “Kami membuka peluang untuk pelaksanaan _team teaching_ oleh dosen NUS di UNP, serta menghadirkan _guest lecturer_ dari NUS sebagai bagian dari internasionalisasi kurikulum dan peningkatan mutu pembelajaran di UNP.”

Anton Komaini menegaskan dukungan penuh LPPM UNP. “Kami menyambut baik kerja sama ini dan siap memfasilitasi langkah-langkah lanjutan untuk merealisasikan riset kolaboratif yang bermanfaat bagi kedua pihak,” ungkapnya.

Hendra Hidayat optimis akan masa depan kolaborasi ini. “Jika kolaborasi ini berhasil direalisasikan, saya yakin akan terbuka lebih banyak peluang kerja sama lainnya, baik dalam bentuk penelitian bersama, publikasi internasional, maupun pengembangan akademik lintas negara,” katanya.

Tahap selanjutnya, yang direncanakan, adalah sesi berbagi informasi tentang prosedur penelitian di NUS dengan tujuan adaptasi dalam konteks UNP untuk penguatan kapasitas kelembagaan dan peningkatan kualitas penelitian internasional.