EkonomiRanah

Wawako Cek Harga Cabai, Pedagang Pasar Sambut Gembira

149
×

Wawako Cek Harga Cabai, Pedagang Pasar Sambut Gembira

Sebarkan artikel ini
harga-cabai-merah-mencekik,-wawako-bukittinggi-ibnu-asis-turun-ke-pasar
Harga Cabai Merah Mencekik, Wawako Bukittinggi Ibnu Asis Turun ke Pasar

Bukittinggi – Harga cabai merah lokal di Bukittinggi meroket. Saat ini, harga jual mencapai Rp80.000 hingga Rp90.000 per kilogram.

Kenaikan harga cabai ini menjadi perhatian serius Pemkot Bukittinggi.

Wakil Walikota Bukittinggi, Ibnu Asis, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) langsung melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Bawah, Selasa (28/10).

Inspeksi ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menekan laju inflasi di daerah.

Ibnu Asis mengungkapkan, meski harga bahan pokok lain relatif stabil, kenaikan harga cabai merah sangat signifikan.

“Kami menemukan harga cabai lokal naik cukup tinggi. Kenaikan ini, ditambah faktor logam mulia, menyumbang pada angka inflasi daerah sebesar 4,4 persen,” jelasnya.

Pemkot Bukittinggi bersama TPID berkomitmen untuk terus memantau pasokan dan harga cabai secara intensif.

Ibnu Asis mengimbau masyarakat, terutama petani, untuk meningkatkan produksi cabai dan memaksimalkan lahan pekarangan yang ada.

Ia menyoroti rantai pasok yang belum merata sebagai salah satu penyebab utama kenaikan harga cabai.

Selain cabai, harga telur ayam ras juga mengalami kenaikan menjadi Rp58.000 per tray, naik sekitar Rp8.000 dari harga sebelumnya.

Sementara itu, harga daging sapi terpantau stabil di angka Rp150.000 per kilogram, dan beras Rp17.000 per kilogram.

Pemerintah berharap kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan pedagang dapat menjamin stabilitas harga dan kelancaran distribusi di pasar Bukittinggi.