Ranah

WFH Meningkat, Ancaman Siber Mengintai Data Perusahaan

195
×

WFH Meningkat, Ancaman Siber Mengintai Data Perusahaan

Sebarkan artikel ini
serangan-siber-menggila-di-indonesia,-karyawan-wfh-diminta-ekstra-waspada
Serangan Siber Menggila di Indonesia, Karyawan WFH Diminta Ekstra Waspada

Jakarta – Kebijakan fleksibilitas kerja (FWA) atau work from home (WFH) selama Ramadan berpotensi meningkatkan serangan siber di Indonesia. Karyawan yang bekerja di luar kantor menjadi sasaran empuk.

Data Kaspersky menunjukkan, sepanjang 2025, tercatat hampir 40 juta upaya ancaman menyasar perangkat di Indonesia.

Sebanyak 31,5 persen pengguna menjadi target ancaman lokal selama periode Januari hingga Desember 2025.

Kaspersky mendeteksi 39.718.903 insiden lokal pada komputer peserta Kaspersky Security Network (KSN) di Indonesia.

Angka ini setara dengan lebih dari 108.000 insiden per hari yang berasal dari perangkat yang dapat dilepas (removable device). Data ini menempatkan Indonesia di posisi ke-71 secara global.

Country Manager Kaspersky untuk Indonesia, Defi Nofitra, menekankan pentingnya keamanan siber bagi individu dan bisnis di tengah tren bekerja jarak jauh.

“Laptop dan ponsel pintar yang digunakan di luar perimeter perusahaan harus dilindungi seperti halnya yang berada di balik firewall dan solusi perlindungan jaringan di dalam kantor,” ujar Defi.

Kaspersky memberikan sejumlah tips agar karyawan dapat bekerja dari rumah dengan aman selama Ramadan:

* Selalu perbarui perangkat lunak di semua perangkat.
* Cadangkan data secara teratur.
* Pastikan email hanya dapat diakses dengan aman melalui VPN perusahaan.
* Edukasi karyawan tentang cara mengkonfigurasi router nirkabel dan firewall pribadi.