Ranah

BSI Maslahat Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Berkat Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan

117
×

BSI Maslahat Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Berkat Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

Jakarta – BSI Maslahat mencatatkan prestasi gemilang dengan memborong tiga penghargaan sekaligus dalam ajang TOP CSR Awards 2026 yang dihelat di Hotel Raffles, Jakarta, Senin (25/5). Lembaga ini dinilai sukses mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Tiga apresiasi yang berhasil diraih meliputi TOP CSR Awards 2026 Star 5, Golden Trophy, serta penghargaan Top Leader on CSR Commitment 2026 yang dianugerahkan kepada Ketua Umum Pengurus BSI Maslahat, Gunawan Arif Hartoyo. Deretan penghargaan tersebut menjadi bukti konkret bahwa tata kelola program sosial BSI Maslahat telah mencapai kategori excellent dan memenuhi standar internasional ISO 26000.

Keberhasilan ini tidak lepas dari efektivitas program pemberdayaan UMKM Klaster Gula Aren di Kabupaten Cianjur yang menjadi sorotan utama dewan juri. Melalui kolaborasi dengan Koperasi Produsen Mitra Usaha Maslahat, inisiatif ini mampu mengelola 49 hektare lahan hutan sosial secara produktif. Langkah strategis tersebut terbukti mampu mendongkrak pendapatan ekonomi warga desa sekaligus menjaga kelestarian ekosistem hutan sebagai sumber penghidupan jangka panjang.

Direktur Eksekutif BSI Maslahat, Sukoriyanto Saputro, menekankan bahwa kolaborasi multipihak merupakan kunci utama dalam menciptakan dampak sosial yang luas dan bermakna. Menurutnya, masa depan tanggung jawab sosial perusahaan di Indonesia sangat bergantung pada sinergi yang kuat antara dunia usaha, lembaga sosial, regulator, dan masyarakat luas.

Ke depan, BSI Maslahat berkomitmen untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang inklusif. Fokus utama lembaga ini adalah memastikan setiap inisiatif yang dijalankan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong terciptanya pembangunan ekonomi yang berkeadilan.