Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berprestasi dalam mendukung pendapatan asli daerah (PAD). Penghargaan ini diberikan kepada wajib pajak, perangkat daerah, pemerintah nagari, dan pejabat pembuat akta tanah (PPAT).
Penghargaan diserahkan usai Upacara Peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Bupati Agam, Senin (10/11).
Bupati Agam Benni Warlis bersama Wakil Bupati Muhammad Iqbal menyerahkan langsung penghargaan tersebut. Unsur Forkopimda Kabupaten Agam turut hadir dalam acara itu.
Tahun ini, Pemkab Agam memberikan apresiasi kepada 26 wajib pajak daerah yang tertib membayar pajak.
Selain itu, 5 perangkat daerah yang mencapai target PAD, 3 pemerintah nagari dengan realisasi PBB tertinggi, dan 4 PPAT yang aktif berkontribusi juga menerima penghargaan serupa.
Bupati Benni Warlis menyampaikan apresiasi kepada para wajib pajak sebagai pahlawan pembangunan daerah.
“Wajib pajak daerah itu pahlawan pembangunan. Mereka berkontribusi langsung untuk kemajuan daerah,” kata Benni.
Menurutnya, pajak yang dibayarkan masyarakat sangat penting untuk membiayai pembangunan berbagai fasilitas publik. Mulai dari jalan, sekolah, hingga rumah ibadah.
Benni menambahkan, di era digital ini, kepatuhan membayar pajak adalah bentuk semangat kepahlawanan. Penghargaan ini menjadi cara pemerintah mengapresiasi dan memotivasi masyarakat.
“Semoga penghargaan ini memotivasi wajib pajak lainnya untuk ikut berperan aktif dalam membangun Agam,” harapnya.
Pemerintah Kabupaten Agam berharap penghargaan ini menumbuhkan semangat gotong royong. Serta kesadaran bahwa membayar pajak bukan hanya kewajiban, tetapi juga wujud cinta terhadap daerah.
Pada kesempatan yang sama, Kementerian Sosial RI melalui Pemerintah Kabupaten Agam memberikan bantuan senilai Rp 219 juta kepada 73 kepala keluarga korban banjir bandang lahar Gunung Marapi. Bantuan ini berupa pengisian rumah hunian tetap (huntap) di Lubuk Basung. Setiap kepala keluarga menerima Rp 3 juta.






