Padang – Anggota Komite IV DPD RI melakukan kunjungan kerja ke BPK RI Perwakilan Sumatera Barat, Senin (10/11). Kunjungan ini membahas tindak lanjut Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) tahun 2025.
Senator asal Sumbar, Cherint Iralloza Tasya, mengoordinasi rombongan DPD RI.
Ketua rombongan, Senator Dapil Jambi Dr. Elviana, yang juga Wakil Ketua II, memimpin kunjungan ini.
Sejumlah senator dari berbagai daerah turut hadir, termasuk Sinta Rosma Yenti (Kalimantan Timur) dan Darwati A Gani (Aceh).
Kepala BPK RI Perwakilan Sumbar, Sudirman Eko Putra, menyambut hangat kedatangan rombongan DPD RI.
“Kedatangan kami dalam rangka kunjungan kerja, rapat bersama BPK RI Perwakilan Sumbar dalam hal evaluasi IHP tahun 2025,” ujar Dr. Elviana.
Ia menambahkan, BPK RI melakukan pemeriksaan dua semester dalam setahun.
“Sengaja kami kesini, karena Pemerintah Daerah Sumbar berprestasi tiga kali berturut-turut mendapatkan WTP. Ditambah pula ada tiga kabupaten semenjak 2020 meraih WTP terus. Sebenarnya WTP itu bukan prestasi, melainkan keharusan sesuai standar akuntansi,” jelasnya.
Kunjungan ini juga meninjau tindak lanjut temuan berulang seperti kekurangan volume, rancangan anggaran yang tidak sesuai, dan biaya perjalanan dinas.
Dr. Elviana berharap temuan berulang ini dapat dihentikan. “Jika terjadi lagi, untuk apa dilakukan pemeriksaan setiap tahun,” tegasnya.
Cherint Iralloza Tasya juga menyampaikan harapan serupa, agar tidak ada lagi persoalan berulang di tengah efisiensi anggaran.
Ia menambahkan, kunjungan kerja ini memberikan manfaat khusus terkait transparansi dari BPK RI Perwakilan Sumbar.
“Sebab, dari hasil pertemuan kita bisa melihat tindak lanjut dari BPK RI Perwakilan Sumbar tidak sampai 80 persen,” katanya.
Rombongan DPD RI akan membawa masukan dari daerah-daerah ini dalam rapat konsultasi dengan BPK RI pada 25 November mendatang.






