EkonomiRanah

Harga Cabai Meroket, Bapanas Ungkap Strategi Stabilisasi Pangan

178
×

Harga Cabai Meroket, Bapanas Ungkap Strategi Stabilisasi Pangan

Sebarkan artikel ini
harga-cabai-rawit-merah-tembus-rp-120-ribu-per-kilo
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp 120 Ribu per Kilo

Jakarta – Harga cabai rawit merah di sejumlah daerah melonjak tajam hingga menembus Rp 120 ribu per kilogram. Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebut, cuaca ekstrem menjadi penyebab utama kenaikan harga komoditas tersebut.

Menjelang Ramadan, pemerintah berupaya keras menstabilkan pasokan dan harga pangan.

Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, menegaskan, pemerintah tidak akan menoleransi praktik yang merugikan masyarakat.

“Yang harus kita jaga stabilisasi pasokan dan harga pangannya. Sehingga gejolak harga di bulan Ramadan ini tidak akan signifikan,” ujar Sarwo dalam keterangan tertulis, Minggu (22/2/2026).

Bapanas mencatat, rata-rata harga cabai rawit merah secara nasional mencapai Rp 79.094 per kilogram pada Minggu (22/2/2026).

Angka ini melonjak 38,76 persen dari harga acuan pembelian yang ditetapkan, yaitu Rp 40 ribu hingga Rp 57 ribu per kilogram.

Harga tertinggi terpantau di Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan Rp 120.870 per kilogram, disusul Jakarta Rp 117.813 per kilogram, dan Banten Rp 111.190 per kilogram.

Bapanas berharap, panen raya di sentra produksi seperti Garut, Jawa Barat, dapat menurunkan harga cabai rawit merah menjadi Rp 58 ribu–Rp 60 ribu per kilogram.

Sarwo optimistis, fasilitas distribusi pangan (FDP) dari sentra produksi mampu menekan harga cabai rawit merah di pasar induk, sehingga berdampak positif bagi konsumen.